Kalimantan Tengah Diguyur Hujan Usai  Gubernur bersama Masyarakat Gelar Salat Istisqa & Doa Bersama.

9 hours ago 4

DI tengah upaya pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk terus memadamkan kebakaran hutan dan lahan, Gubernur Agustiar Sabran mengajak masyarakat meningkatkan ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi musim kemarau panjang yang berpotensi memperparah kekeringan dan karhutla.

Bersama dengan TNI/Polri, ASN, organisasi masyarakat Islam, tokoh agama, dan masyarakat, Gubernur Agustiar Sabran didampingi oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo memimpin langsung pelaksanaan Salat Istisqa serta doa bersama di Bundaran Besar Talawang Palangka Raya, Minggu (23/8/2026) untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Agustiar Sabran mengajak seluruh jamaah menjadikan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus momentum muhasabah diri.

“Mari kita bersama-sama memohon ampunan dan pertolongan Allah SWT. Semoga hujan segera diturunkan untuk membasahi Bumi Tambun Bungai dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, kegiatan tersebut bukan hanya upaya memohon hujan, tetapi juga bagian dari ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi musim kemarau yang berdampak luas, termasuk meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, karhutla tidak hanya mengganggu lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat serta aktivitas sehari-hari. Karena itu, penanganan terus diperkuat bersama Forkopimda, TNI/Polri, relawan, dan berbagai elemen masyarakat.

Berbagai upaya terus dilakukan meliputi penyiagaan personel, pemadaman titik api melalui darat dan udara, hingga operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengurangi dampak kekeringan.

"Sebagai mahluk yang lemah di hadapan Sang Pencipta, segala ikhtiar fisik harus kita sempurnakan dengan ikhtiar batiniah," ujar Agustiar Sabran.

Gubernur Agustiar Sabran juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menggunakan air secara bijak selama musim kemarau.

“Melalui sinergi, ikhtiar, dan doa bersama, kita berharap Kalimantan Tengah senantiasa diberikan keselamatan, kesejukan, dan segera mendapatkan curahan hujan,” pungkasnya.

Pelaksanaan Salat Istisqo ini menjadi bentuk kebersamaan pemerintah dan masyarakat Kalteng dalam menghadapi musim kemarau serta ancaman karhutla.

Usai Shalat Istisqo Hujan Turun di Kalteng 

Selang beberapa jam Usai menggelar Salat Istisqa dan doa bersama, sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah langsung diguyur hujan. Titik hujan terpantau di sekitar Kota Palangkaraya meliputi jalan Tjilik Riwut Km 9, kawasan jalan Badak Ujung, Pasar Kahayan, Pasar Besar hingga Jalan Murjani.

Berdasarkan pantauan dibeberapa media sosial masyarakat kalteng serta media lokal kalteng nampak ramai-ramai memposting turunya hujan di beberapa wilayah kalteng. Mereka merasa bersyukur turunya hujan, salah satu akun menyebut hujan ini bisa bantu penangangan karhutla serta bencana kekeringan .

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |