Kepala BNPB: OMC, Operasi Darat, dan Operasi Udara Dipadukan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

2 hours ago 1
 OMC, Operasi Darat, dan Operasi Udara Dipadukan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan Ilustrasi(Dok Istimewa)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memadukan operasi modifikasi cuaca (OMC), pemadaman darat, hingga water bombing udara secara masif guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas lahan gambut.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam peninjauan lokasi karhutla di wilayah Kalimantan, Jumat (11/9/2026).

Suharyanto mengonfirmasi bahwa puncak kemarau El Niño 2026 berdampak pada peningkatan luas lahan gambut yang terbakar. Berdasarkan data per 8 September 2026, total indikasi luas lahan terbakar di enam provinsi prioritas telah menembus angka 76.922,3 hektare.

"Tahun 2026 ini prediksi BMKG El Niño kuat dan terbukti. Dari tiga model pemadaman, OMC menempati peringkat pertama karena hujan mampu memadamkan area luas. Namun ketiganya tidak bisa dipisahkan," ujar Suharyanto melalui keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

Ia menjelaskan, penanganan lahan gambut membutuhkan metode khusus karena api di permukaan yang terlihat padam sering kali masih membara di kedalaman. Karena itu, satgas darat turut mengerahkan alat suntik gambut hingga kedalaman dua meter untuk membasahi tanah secara total.

Secara nasional, BNPB bersama TNI dan Kementerian Pertahanan telah mengerahkan 55 armada udara—termasuk bantuan tiga helikopter Chinook CH-47 dari Jepang—serta melibatkan lebih dari 43 ribu personel Satgas Darat gabungan.

Menanggapi kendala asap pekat yang mengganggu ruang udara dan penerbangan di Palangkaraya, Suharyanto memastikan OMC terus dimaksimalkan untuk meluruhkan partikel asap di udara seiring meningkatnya potensi pembentukan awan hujan.

"Presiden dan Wakil Presiden telah memberi arahan agar OMC dimaksimalkan, sekecil apa pun potensi awan hujan. Kita laksanakan secara masif agar asap tidak mengganggu kesehatan warga maupun perekonomian," tegasnya. (H-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |