Kode Biru dan Sales 2 Terungkap dalam Sidang Suap Bea Cukai Blueray Cargo

1 week ago 29
Kode Biru dan Sales 2 Terungkap dalam Sidang Suap Bea Cukai Blueray Cargo Sidang pemeriksaan saksi dalam kasus suap dan gratifikasi di bea cukai.(MI/Muhammad Ghifari A)

JAKSA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap penggunaan kode khusus "Biru" dan "Sales 2" oleh PT BlueRay Cargo untuk merujuk pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Istilah tersebut digunakan dalam komunikasi internal perusahaan terkait dugaan pemberian uang dalam perkara korupsi importasi.

Fakta tersebut terungkap dalam sidang lanjutan kasus suap dan gratifikasi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026). Saksi Viny Liverie Lie, selaku HRD PT BlueRay Cargo, mengonfirmasi penggunaan kode tersebut saat dicecar oleh jaksa KPK M Takdir Suhan.

"Sales 2" dan "Biru" diakui saksi sebagai inisial untuk menyebut pihak Bea Cukai. Viny menjelaskan bahwa instruksi penggunaan kode tersebut berasal dari pimpinan BlueRay Cargo (Grup), John Field. Para pegawai memahami bahwa penyebutan kode itu berkaitan dengan alokasi dana yang akan diserahkan kepada pihak Bea Cukai.

Dalam perkara ini, jaksa mendakwa tiga pejabat Bea Cukai menerima suap dan gratifikasi dengan total mencapai Rp78,8 miliar. Ketiga terdakwa tersebut adalah Rizal (Direktur Penindakan dan Penyidikan), Sisprian Subiaksono (Kasubdit Intelijen), dan Orlando Hamonangan (Kasi Intelijen Kepabeanan I).

Jaksa merinci bahwa para terdakwa diduga menerima uang tunai senilai Rp61,7 miliar serta fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1,8 miliar dari pihak BlueRay Cargo. Selain itu, terdapat dakwaan gratifikasi senilai Rp15,2 miliar dari berbagai pengusaha importir dan rokok dalam bentuk berbagai mata uang asing.

Penerimaan dana fantastis tersebut diduga kuat bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam proses kepabeanan dan importasi yang melibatkan grup perusahaan tersebut. Hingga saat ini, persidangan masih terus bergulir untuk mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam skandal importasi ini.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |