Korps Marinir Uji Tembak Roket MLRS Vampire 122 mm di Situbondo

4 hours ago 1

Korps Marinir uji roket MLRS Vampire di Situbondo, pastikan fungsi.

REPUBLIKA.CO.ID, SITUBONDO, – Korps Marinir TNI Angkatan Laut melaksanakan uji tembak amunisi roket Multiple Launch Rocket System (MLRS) Vampire kaliber 122 milimeter di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, pada Rabu. Uji coba ini digelar untuk memvalidasi fungsi dan kelayakan munisi yang baru diserahkan oleh Kementerian Pertahanan.

Kepala Dinas Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga standar kesiapan material tempur. Proses pengujian dilakukan secara terukur untuk memastikan seluruh sistem persenjataan berfungsi optimal.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan amunisi kaliber 122 milimeter memenuhi standar fungsi dan kelayakan, sekaligus mendukung kesiapan material tempur serta sistem persenjataan Korps Marinir dalam melaksanakan tugas," kata Rana saat dikonfirmasi di Jakarta.

Pelaksana dan Prosedur Pengujian

Uji fungsi munisi ini dipercayakan kepada Batalyon Roket 2 Marinir sebagai satuan pelaksana penembakan. Mereka mengoperasikan sistem MLRS Vampire secara langsung di medan latihan.

Sebelum dinyatakan siap tembak, seluruh amunisi telah melewati serangkaian uji kelayakan ketat di Laboratorium Induk Senjata TNI Angkatan Laut (Labinsenal). Prosedur ini menjadi jaminan mutu sebelum munisi digunakan dalam latihan atau operasi sesungguhnya.

Menurut Rana, seluruh proses uji tembak berjalan lancar dan aman. Hal ini tidak terlepas dari penerapan standar keamanan yang berlaku secara disiplin oleh seluruh personel yang terlibat.

Jaminan Kesiapan Alutsista

Dengan keberhasilan uji tembak ini, Rana memastikan bahwa seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) Korps Marinir berada dalam kondisi prima. Kesiapan ini menjadi modal utama dalam menjalankan misi pertahanan negara di berbagai medan.

"Kegiatan ini menunjukkan komitmen Korps Marinir dalam menjaga kesiapan material tempur melalui proses pengujian dan evaluasi secara terukur," tutup dia.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |