KAPTEN sekaligus penyerang andalan Inter Milan, Lautaro Martinez.(Dok. AFP/Cruciatti)
KAPTEN sekaligus penyerang andalan Inter Milan, Lautaro Martinez, mengungkapkan kekecewaannya atas ketajaman lini depan timnya setelah menelan kekalahan tipis 1-2 dari Real Madrid. Laga lanjutan Liga Champions 2026/2027 tersebut berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada Rabu dini hari WIB.
Meski tampil menekan, Nerazzurri harus pulang tanpa poin. Lautaro menegaskan bahwa aspek penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi oleh skuad asuhan Simone Inzaghi tersebut.
Masalah Penyelesaian Akhir
"Kami perlu memperbaiki penyelesaian akhir. Seharusnya kami bisa tampil lebih baik," ujar Lautaro sebagaimana dikutip dari laman resmi Inter Milan. Penyerang asal Argentina itu tidak menyembunyikan rasa frustrasinya karena Inter gagal mengonversi dominasi permainan menjadi kemenangan.
Dalam laga tersebut, Inter Milan sebenarnya tampil sangat dominan dengan mencatatkan 61 persen penguasaan bola. Mereka melepaskan total 19 percobaan tembakan, dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Namun, dari sekian banyak peluang, hanya satu gol yang berhasil tercipta melalui aksi Carlos Augusto pada menit ke-77.
Kesalahan Fatal Berujung Gol
Selain menyoroti lini depan, Lautaro juga mengakui bahwa dua gol Real Madrid tercipta akibat kelalaian para pemain Inter sendiri. Gol pembuka Madrid dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit ke-14, yang kemudian digandakan oleh Federico Valverde pada menit ke-23.
Kedua gol tersebut berawal dari kesalahan umpan pemain Inter yang berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh barisan penyerang Los Blancos. "Kami harus fokus dari awal sampai akhir pertandingan dan meminimalkan kesalahan. Kompetisi ini ditentukan oleh hal-hal kecil," tegas Lautaro.
Optimisme di Level Tertinggi
Walaupun kalah, Lautaro tetap melihat sisi positif dari performa timnya. Ia menilai Inter telah menunjukkan kualitas yang selevel dengan sang juara bertahan Liga Champions tersebut. Menurutnya, karakter kuat yang ditunjukkan di Bernabeu membuktikan bahwa Inter adalah penantang serius gelar juara musim ini.
"Kami bermain dengan level yang sangat tinggi dan karakter yang kuat, selayaknya tim papan atas," tuturnya menambahkan.
Statistik Kunci Pertandingan:
- Penguasaan Bola: Real Madrid 39% - 61% Inter Milan
- Total Tembakan: Real Madrid 16 - 19 Inter Milan
- Penyelamatan Kiper: Thibaut Courtois (7) - Josep Martinez (6)
Kekalahan ini juga tidak lepas dari performa gemilang kedua penjaga gawang. Thibaut Courtois di kubu Madrid melakukan tujuh penyelamatan krusial, sementara Josep Martinez di bawah mistar Inter juga tampil impresif dengan melakukan enam blok penting untuk mencegah skor menjadi lebih lebar. (Ant/H-3)
















































