Bob Anwar, Nuranica, dan Yasin Getih(MI/HO)
JARAK sering kali hadir tanpa rencana, dan justru karena itulah ia terasa menyakitkan. Jika jarak dengan kekasih bisa disebut putus dan jarak dengan sahabat bisa dimaklumi karena kesibukan, jarak dengan adik sendiri sering kali sulit dijelaskan. Ia menyelinap pelan di balik bungkus "kedewasaan", menciptakan rasa canggung di antara dua orang yang dulunya berbagi selimut dan berebut remot televisi.
Fenomena emosional inilah yang menjadi napas utama dalam lagu terbaru berjudul Kepada Adik. Lagu ini lahir dari keresahan tentang luka yang tidak menyerang secara langsung, melainkan bekerja dengan cara membiarkan kita sibuk hingga lupa bahwa "mengerti" tidak sama dengan "tidak kesepian". Ia adalah sebuah surat yang terlambat dikirim oleh seorang kakak yang menyadari bahwa kehadiran jauh lebih berarti daripada sekadar kata maaf.
Kolaborasi Emosional Musisi Lintas Kota
Lagu ini merupakan buah karya Bob Anwar, musisi sekaligus sastrawan asal Bandung. Dikenal lewat aktivitas literasinya, Bob membawa prinsip otentisitas ke dalam lirik Kepada Adik. Baginya, lagu hanya akan terasa hidup jika lahir dari pengalaman nyata, dan karya ini adalah salah satu refleksi emosional terdalamnya.
Untuk menghidupkan lirik yang puitik tersebut, Bob menggandeng Nuranica, solois asal Purwakarta yang tengah naik daun di kancah musik indie. Karakter vokal Nuranica yang personal memberikan rasa nyaman bagi pendengar, seolah sedang didengarkan, bukan sekadar dihibur. Penyesalan yang tertuang dalam lirik tersampaikan secara pas tanpa terkesan dramatis berlebihan.
Nuansa melankolis lagu ini semakin diperkuat oleh sentuhan biola dari Yasin Getih. Musisi senior asal Bandung ini memberikan getaran dawai yang berfungsi sebagai "suara lain" dari rasa bersalah yang tak terucap, melengkapi apa yang gagal disampaikan oleh kata-kata.
Sentuhan Personal di Ruang Rekaman
Di balik layar, Putra Prastyo atau yang akrab disapa Tyo Closehead, bertindak sebagai penata aransemen sekaligus menangani proses mixing dan mastering. Sebagai suami dari Nuranica, Tyo berhasil menciptakan ruang yang harmonis antara vokal dan biola tanpa ada instrumen yang saling mendominasi.
Menariknya, seluruh proses rekaman dilakukan di studio pribadi di kediaman Tyo dan Nuranica. Keputusan ini memberikan kehangatan khas "rumah" yang sulit ditemukan di studio profesional. Atmosfer rumah ini secara tidak langsung meresap ke dalam lagu, memperkuat tema kerinduan akan kedekatan keluarga.
Detail Produksi Lagu "Kepada Adik"
| Pencipta Lagu / Lirik | Bob Anwar |
| Vokal | Nuranica |
| Biola | Yasin Getih |
| Aransemen, Mixing & Mastering | Putra Prastyo (Tyo Closehead) |
| Tanggal Rilis | 24 Juli |
Refleksi Hari Anak Nasional
Kepada Adik resmi dirilis di seluruh platform digital pada 24 Juli, tepat sehari setelah peringatan Hari Anak Nasional. Pemilihan waktu ini bukanlah kebetulan. Lagu ini dipersembahkan bagi mereka yang telah tumbuh dewasa namun tanpa sadar meninggalkan orang-orang terdekat di rumah yang sama demi mengejar ambisi hidup.
Lagu ini menjadi pengingat bagi setiap kakak yang mungkin sedang menunda mengirim pesan atau sekadar menyapa adiknya. Kepada Adik adalah sebuah ajakan untuk kembali pulang, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional. (Z-1)













































