Mengenal ALTNV, Virus Baru dari Caplak yang Ditemukan di Tiongkok

1 day ago 5
Mengenal ALTNV, Virus Baru dari Caplak yang Ditemukan di Tiongkok Ilustrasi.(Magnific)

PENELITI di Tiongkok berhasil mengidentifikasi virus baru yang berkaitan dengan paparan caplak. Virus yang diberi nama Asian longhorned tick nairovirus (ALTNV) ini ditemukan melalui penelitian terhadap pasien yang mengalami gejala demam setelah memiliki riwayat kontak dengan caplak.

Temuan mengenai ALTNV telah dipublikasikan dalam jurnal medis bergengsi, The New England Journal of Medicine (NEJM). Penelitian tersebut dilakukan melalui pengawasan berbasis rumah sakit di Tiongkok, menyasar pasien yang menunjukkan gejala klinis menyerupai penyakit yang ditularkan melalui caplak.

Identifikasi dan Karakteristik Virus

Dalam proses studinya, para ilmuwan menggunakan metode pengurutan genetik untuk mengidentifikasi patogen yang sebelumnya belum dikenal. Hasil analisis menunjukkan bahwa ALTNV merupakan virus baru yang masuk dalam genus Orthonairovirus dan famili Nairoviridae.

Analisis genetik lebih lanjut memperlihatkan bahwa virus ini memiliki perbedaan signifikan dengan spesies lain yang sudah dikenal dalam kelompok virus tersebut. Peneliti juga berhasil mengisolasi virus dari sampel pasien, yang memungkinkan dilakukannya karakterisasi lebih mendalam terhadap sifat-sifat patogen ini.

Gejala dan Risiko Penularan

Pasien yang terinfeksi ALTNV umumnya memiliki riwayat paparan caplak dan mengalami gejala utama berupa demam. Namun, seperti infeksi virus pada umumnya, gejala yang muncul dapat bervariasi pada setiap individu. Peneliti menekankan pentingnya pengawasan medis bagi pasien yang mengalami demam setelah terkena gigitan caplak.

Meskipun virus ini telah ditemukan, para ahli menyatakan bahwa keberadaan ALTNV tidak berarti setiap gigitan caplak akan berujung pada infeksi. Risiko penularan dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci, antara lain:

  • Jenis caplak yang menggigit.
  • Keberadaan patogen di dalam tubuh caplak tersebut.
  • Wilayah geografis tempat paparan terjadi.

Langkah Pencegahan

Mengingat caplak dapat membawa berbagai jenis patogen berbahaya, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah pencegahan dasar, terutama saat berada di wilayah berumput atau hutan yang menjadi habitat populasi caplak. Beberapa langkah yang disarankan meliputi:

  • Menggunakan pakaian tertutup yang menutupi kulit saat beraktivitas di alam terbuka.
  • Melakukan pemeriksaan tubuh dan pakaian secara menyeluruh setelah beraktivitas di luar ruangan untuk memastikan tidak ada caplak yang menempel.
  • Segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam atau keluhan kesehatan lainnya setelah mengalami gigitan caplak.

Penemuan ALTNV menjadi pengingat bahwa penelitian mengenai penyakit yang ditularkan melalui caplak (tick-borne diseases) terus berkembang. Saat ini, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memahami pola penularan, tingkat risiko, serta dampak jangka panjang virus ini terhadap kesehatan manusia secara menyeluruh. (The New England Journal of Medicine/I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |