Ratusan pelari mengikuti gelaran Fun run 5K bertajuk SoliRUNity: Finish for Humanity' di Kiara Artha Park, Bandung yang dilaksanakan dalam rangka milad ke-9 Lembaga Kemanusiaan Kasih Palestina.(MI/SUMARIYADI)
PULUHAN mahasiswa Palestina di Indonesia mengikuti Fun run 5K bertajuk SoliRUNity: Finish for Humanity' yang digelar di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Minggu (6/9).
Acara ini dilaksanakan untuk merayakan milad ke-9 Lembaga Kemanusiaan Kasih Palestina. Kegiatan ini menggabungkan antara olahraga dan budaya.
Pada hari yang sam juga digelar acara simbolis potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur hari jadi, penggalangan donasi, doorprize hingga event seni-budaya tarian Dabke yang menjadi simbol perlawanan dan harapan rakyat Palestina.
CEO Kasih Palestina, Nandang Cahya, mengatakan, 'SoliRUNity: Finish for Humanity' bukan sekadar kegiatan olahraga, tapi simbol solidaritas dan dukungan warga Indonesia untuk kemerdekaan bangsa Palestina.
"Ini pertama kali Kasih Palestina mengadakan event running seperti ini dalam rangka memperingati milad ke-9. Sebelumnya kalau milad itu, biasanya kita kajian, mengundang donatur. Sekarang, kita ingin tampil beda," paparnya.
Lewat kegiatan ini Kasih Palestina ingin menegaskan bahwa Palestina ini punya martabat untuk hidup merdeka setelah hampir 80 tahun dijajah Israel.
"Melalui event lari ini, kami ingin memberi pesan kepada rakyat Palestina, bahwa mereka tidak sendirian, ada bangsa Indonesia yang ikut berjuang bersama mereka. Event lari ini adalah simbol perjuangan kita yang ada di Indonesia untuk mendukung perjuangan mereka yang dijajah," ungkap Nandang.
DUBES PALESTINA
Event SoliRUNity yang digelar Kasih Palestina mendapat apresiasi dari Kedubes Palestina. Menurut Nandang, Dubes Palestina untuk Republik Indonesia, Abdulfattah Al-Sattiri memutuskan menunda agenda kunjungan ke daerah lain demi hadir di acara ini.
Terkait donasi yang terkumpul, dia memastikan, akan disalurkan untuk rakyat Palestina. Salah satunya membangun 'Sumur Siliwangi' untuk memenuhi kebutuhan air bersih rakyat Palestina.
"Dari acara ini juga kita kampanye penggalangan dana untuk membangun sumur yang namanya Sumur Siliwangi. Ini jadi persembahan dari masyarakat Jawa Barat dengan semangat Siliwangi-nya, saling membantu saudara-saudara kita yang ada di sana. Dengan Sumur Siliwangi ini, masyarakat Jawa Barat ingin punya semacam kenang-kenangan atau monumen di sana yang berbentuk sumur yang mengalirkan kebaikan dan kehidupan untuk masyarakat Gaza," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Dubes Palestina untuk RI, Abdulfattah Al-Sattiri menyampaikan apresiasinya kepada Kasih Palestina yang terus memberi dukungan untuk perjuangan rakyat Palestina.
Dia mengaku bahagia karena Kasih Palestina turut mengenalkan tarian dabke yang merupakan warisan budaya bangsa Palestina di Indonesia.
"Saya sangat bangga dan mengapresiasi program yang dilaksanakan Kasih Palestina, terutama kepada saudara saya, Nandang. Saya dan rakyat Palestina, termasuk yang ada di Gaza tidak akan pernah melupakan dukungan besar masyarakat Indonesia. Saya selalu memiliki keyakinan kuat, Palestina akan merdeka," tegasnya.


















































