Peran Penting Oli Mesin Cegah Overheat Saat Cuaca Ekstrem dan Macet

4 hours ago 5
Peran Penting Oli Mesin Cegah Overheat Saat Cuaca Ekstrem dan Macet Ilustrasi pemeriksaan oli mesin kendaraan.(Dok. Antara)

PEMILIK kendaraan diimbau untuk memastikan kondisi oli mesin tetap prima sebelum melakukan perjalanan selama libur sekolah. Hal ini menjadi krusial mengingat saat ini tengah memasuki musim kemarau yang ditandai dengan suhu udara tinggi serta meningkatnya kepadatan lalu lintas menuju berbagai destinasi wisata.

Kombinasi cuaca panas dan kemacetan dapat memaksa mesin kendaraan bekerja lebih berat. Mesin harus mempertahankan temperatur operasional dalam durasi yang lebih lama, sehingga meningkatkan beban kerja pelumas.

Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, menjelaskan bahwa oli memiliki peran vital dalam menjaga performa mesin, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Menurutnya, oli tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga membantu menjaga stabilitas suhu mesin guna meminimalkan risiko overheat.

“Penggunaan pelumas sesuai spesifikasi membantu menjaga performa mesin tetap optimal, memperpanjang usia komponen, sekaligus menekan biaya perawatan kendaraan,” ujar Tara dalam keterangan resminya, Rabu (8/7/2026).

Fungsi Multiguna Oli Mesin

Selain mengurangi gesekan antarkomponen mesin, oli memiliki beberapa fungsi penting lainnya:

  • Pelepas Panas: Membawa panas dari bagian dalam mesin menuju area yang dapat melepaskan panas.
  • Pembersih: Membawa endapan kotoran menuju filter oli agar ruang bakar tetap bersih.
  • Pelindung: Melindungi komponen logam dari risiko korosi.

Risiko Penurunan Kualitas Oli

Perlu diwaspadai bahwa suhu kerja mesin yang terus-menerus tinggi akibat perjalanan jauh dan cuaca panas dapat mempercepat penurunan kualitas oli. Dalam kondisi ekstrem, kemampuan oli dalam melumasi dan membantu pelepasan panas akan berkurang secara bertahap.

Selain itu, pada temperatur tinggi, sebagian kandungan oli berpotensi mengalami penguapan yang menyebabkan volumenya menyusut. Jika kualitas dan volume oli berada di bawah standar, gesekan antarkomponen akan meningkat, memicu keausan dini, hingga risiko kerusakan mesin yang membutuhkan biaya perbaikan besar.

Langkah Preventif bagi Pengendara

Sebagai langkah antisipasi, pemilik kendaraan disarankan melakukan pemeriksaan mandiri maupun di bengkel resmi sebelum berangkat. Pastikan volume oli berada pada batas yang direkomendasikan dan segera ganti oli jika sudah mencapai interval servis.

Selain sektor pelumasan, pemeriksaan sistem pendingin juga tidak boleh terlewatkan. Komponen seperti cairan radiator (coolant), kipas pendingin, dan selang radiator harus dipastikan berfungsi normal untuk menjaga temperatur mesin tetap ideal.

Bagi pengendara yang belum sempat melakukan servis di kota asal, pemeriksaan kendaraan tetap dapat dilakukan di bengkel resmi yang tersedia di berbagai daerah tujuan wisata. Langkah preventif ini dinilai efektif mengurangi risiko gangguan teknis di tengah jalan sekaligus menjamin kenyamanan dan keselamatan selama masa liburan. (Ant/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |