Presiden Prabowo Subianto.(Dok. Biro Pers)
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Kepala Negara menyatakan bahwa jajaran pimpinan badan tersebut layak mendapatkan bintang tanda kehormatan dari negara atas keberhasilan mereka meningkatkan performa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara signifikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri peluncuran dan peletakan batu pertama program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8). Menurut Presiden, capaian Danantara dalam mengelola aset negara merupakan prestasi yang membanggakan.
Presiden menyoroti adanya peningkatan penghasilan BUMN yang mencapai ratusan persen dalam kurun waktu kurang dari dua tahun di bawah koordinasi Danantara. Bahkan, sejumlah perusahaan pelat merah yang sebelumnya mencatatkan kerugian selama belasan hingga puluhan tahun, kini telah mulai meraup keuntungan.
"Beberapa BUMN yang belasan tahun, puluhan tahun rugi, sekarang mulai untung. Naiknya kadang-kadang di luar yang bisa kita duga," ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari faktor kepemimpinan (leadership) dan integritas. Presiden memuji kejujuran serta rasa cinta tanah air yang besar dari jajaran pimpinan Danantara dalam mengoptimalkan kekayaan bangsa.
Komitmen Pemberantasan Kebocoran Anggaran
Meskipun memberikan apresiasi, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berpuas diri. Ia berkomitmen untuk terus memperketat pengelolaan keuangan negara guna memastikan tidak ada kebocoran anggaran di masa mendatang.
"Kita belum puas, kita harus lebih keras lagi mengelola semua keuangan," tegasnya. Pemerintah akan terus berupaya menghimpun kekuatan negara dengan memastikan seluruh aset dikelola secara jujur, optimal, dan bertanggung jawab demi kepentingan rakyat.
Dalam acara tersebut, hadir pula CTO Danantara Sigit P. Santosa, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Gubernur Bali I Wayan Koster yang mendampingi agenda strategis nasional di sektor energi terbarukan tersebut. (Ant/I-1)
Daftar Pejabat yang Hadir di Jembrana, Bali:
- Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian)
- Rosan Roeslani (Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara)
- Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM)
- Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara)
- Ferry Juliantono (Menteri Koperasi)
- Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet)
- Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Kapolri)
- Darmawan Prasodjo (Dirut PLN)
- Simon Aloysius Mantiri (Dirut Pertamina)













































