PSIS Semarang menyiapkan 30 pemain untuk mengarungi kompetisi Liga Championship 2026/2027.(MI/Akhmad Safuan)
PSIS Semarang menyiapkan 30 pemain untuk mengarungi kompetisi Liga Championship 2026/2027. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu membidik promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional pada musim ini.
PSIS akan mengawali perjuangannya dengan menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/9) pukul 19.00 WIB. Laga tersebut menjadi momentum bagi PSIS untuk membuktikan kesiapan tim sekaligus mengawali perburuan poin penuh.
Target promosi diusung setelah PSIS harus berjuang keras mempertahankan posisi pada kompetisi musim sebelumnya. Karena itu, manajemen dan tim pelatih melakukan pembenahan untuk menghadapi musim baru.
Di bawah asuhan pelatih Widodo C Putro, PSIS telah menjalani latihan intensif dan sejumlah pertandingan pramusim. Dari proses tersebut, klub menetapkan 30 pemain yang akan menjadi bagian dari skuad Championship 2026/2027.
Mereka adalah Reky Rahayu, Agus Nova, Deri Corfe, Syahrian Abimanyu, Jonathan Bustos, Miftahul Hamdi, Nuri Fasya, Bayu Fiqri, Fabiano Beltrame, Muammar Khadafi, Ahmad Nufiandani, Abduh Lestaluhu, Ricki Ariansyah, Habil Akbar, Hari Nur Yulianto, Akbar Arjunsyah, Fitra Ridwan, Krisna Sulistia, Komang Tri, Bima Gafarali, Amirul Fisabilillah, Fadistya Firdaus, Rizky Darmawan, Thaufan Hidayat, Seva Bernadine, Lorensius Sabda, Jack Brown, Rafael Rodrigues, dan Ray Redondo.
Manajemen PSIS masih membuka peluang menambah dua pemain muda untuk melengkapi skuad sesuai kebutuhan regulasi. Dua pemain yang dibidik merupakan pemain U-21.
COO PSIS Semarang Fariz Julinar mengatakan komunikasi dengan calon pemain tambahan tersebut telah dilakukan. Namun, kedua pemain itu belum dapat bergabung dengan tim saat ini. "Kita masih menginginkan dan berniat menambah dua pemain muda menghadapi putaran kompetisi mendatang," kata Fariz.
Menurut dia, perekrutan pemain muda juga disiapkan untuk memenuhi ketentuan regulasi yang mewajibkan klub menurunkan minimal dua pemain muda dalam 90 menit pertandingan.
Matangkan Taktik
Menghadapi laga perdana, PSIS terus mematangkan sejumlah aspek permainan. Tim pelatih fokus memperbaiki taktik, kemampuan individu, penyelesaian akhir, pertahanan, serta transisi permainan.
Widodo mengatakan persiapan menghadapi PSPS Pekanbaru telah dilakukan melalui latihan intensif dan pertandingan pramusim. Evaluasi dari rangkaian persiapan tersebut menjadi dasar untuk menentukan strategi menghadapi laga perdana.
"Menghadapi laga perdana ini, tentunya kita lakukan pematangan taktikal, terus kesiapan individual dalam hal finishing, aspek sepak bola kita perbaiki, defending-nya, terus transisinya, attack to defend-nya terus kita matangkan," ujar Widodo.
Widodo menilai kondisi fisik pemain cukup baik. Hal itu terlihat dari pertandingan internal terakhir yang menunjukkan kemampuan para pemain dalam menjaga ritme permainan. "Saya harapkan dalam match pertama, performa anak-anak bagus," katanya.
PSIS juga tidak ingin terlena dengan hasil lima pertandingan uji coba pramusim yang seluruhnya berakhir positif. Widodo meminta pemain tetap fokus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi hingga pertandingan resmi dimulai.
Waktu persiapan yang tersisa akan dimanfaatkan untuk mematangkan strategi dan membangun chemistry antarpemain. PSIS berharap seluruh persiapan tersebut dapat menghasilkan penampilan optimal saat menghadapi PSPS Pekanbaru dan membuka musim dengan kemenangan. (E-2)
















































