Retno Marsudi Tekankan Pentingnya Dampak Investasi untuk Perempuan untuk Generasi Selanjutnya

3 days ago 19
Retno Marsudi Tekankan Pentingnya Dampak Investasi untuk Perempuan untuk Generasi Selanjutnya Retno Marsudi(MI/Elisa)

MANTAN Menteri Luar Negeri yang juga Komisaris Independen BMHS, Retno Marsudi menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan. Menurut Retno, perempuan tak hanya berperan penting bagi keluarga, tetapi juga dalam membentuk kualitas generasi serta memberikan dampak bagi masyarakat dan negara. Hal itu disampaikan dalam Bunda Parenting Convention 2026 yang digelar Sabtu (8/8/2026).

“Perempuan harus diberdayakan karena perempuan memiliki peran yang sangat penting, tidak saja bagi keluarga, tetapi bagi kehidupan masyarakat dan kalau ditarik ke akar lagi, bagi negara,” ujar Retno dalam sesi pembahasan Bunda Parenting Convention 2026.

Ia melihat ibu bukan sekadar sosok yang menjalankan aktivitas pengasuhan sehari-hari, tetapi juga berperan dalam menanamkan nilai yang menjadi bekal anak menghadapi kehidupan.

Menurut Retno, kecerdasan seorang anak perlu berjalan beriringan dengan kepercayaan diri dan nilai yang ditanamkan sejak keluarga melalui kebiasaan, keteladanan, serta interaksi sehari-hari. Ia mengenang nilai-nilai yang diajarkan ibunya sejak kecil sebagai bekal yang menjadi kompas hingga dewasa. 

Nilai tersebut dinilai semakin penting di tengah perkembangan teknologi yang pesat, sehingga anak tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga pegangan untuk menentukan yang benar, bertanggung jawab atas keputusan, dan menggunakan teknologi secara bijak.

Retno menilai pemberdayaan perempuan sebagai investasi jangka panjang karena akses, dukungan, dan kesempatan bagi perempuan untuk berkembang dapat memberikan dampak hingga generasi berikutnya. 

“Saya adalah orang yang sangat percaya bahwa investing in women is investing in a better and brighter future. Kalau kita berinvestasi kepada perempuan, insyaallah masa depan anak-anak kita akan menjadi lebih baik,” katanya.

Tantangan Ibu Bekerja

Retno menyoroti tantangan ibu yang menjalankan peran di dalam dan di luar rumah, terutama keterbatasan waktu bersama anak. Menurutnya, pengasuhan tidak hanya ditentukan oleh lamanya waktu, tetapi juga kualitas interaksi dengan anak. 

Karena itu, tanggung jawab pengasuhan perlu menjadi kerja sama antara ibu, ayah, keluarga, dan lingkungan agar perempuan tetap memiliki ruang untuk berkembang sekaligus menjalankan peran pengasuhan secara optimal. (H-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |