Cuaca cerah di atas Gunung Rogojembangan terletak di perbatasan Pekalongan-Banjarnegara pada Rabu (26/8), namun pada sore hingga awal malam hujan ringan berpeluang turun di kedua daerah itu(MI/Akhmad Safuan)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini (26/8). Hujan ringan berpeluang mengguyur kawasan pegunungan dan dataran tinggi di tujuh daerah. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman banjir rob di wilayah pesisir utara (Pantura).
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, menjelaskan bahwa cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Tengah sebenarnya didominasi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Namun, hujan ringan diprediksi tetap turun di beberapa titik pada sore hingga awal malam.
Daftar Daerah Berpotensi Hujan Ringan
Berdasarkan pengamatan dinamika cuaca, terdapat tujuh wilayah yang berpeluang mengalami hujan ringan, antara lain:
- Purbalingga
- Banjarnegara
- Wonosobo
- Karanganyar
- Kajen
- Slawi
- Magelang
Kondisi ini diperkirakan akan membuat suhu udara terasa lebih hangat di tengah musim kemarau yang masih berlangsung. "Tetap waspada kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meskipun ada hujan ringan di sejumlah daerah di Jawa Tengah," ujar Agus Triyono, Rabu (26/8).
Secara umum, angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan berkisar 10-30 kilometer per jam. Suhu udara di Jawa Tengah berada pada rentang 16-34 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban udara antara 45-95 persen.
Peringatan Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
Selain kondisi cuaca di daratan, BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang juga mengeluarkan peringatan terkait kondisi perairan. Prakirawan Sediyanto menyebutkan bahwa gelombang tinggi masih mengancam perairan selatan Jawa Tengah dengan ketinggian mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
Kondisi serupa juga terpantau di kawasan Perairan Karimunjawa bagian barat dan timur. Fenomena ini dinilai berisiko bagi aktivitas pelayaran, terutama untuk kapal nelayan dan tongkang, khususnya saat kecepatan angin melebihi 15 knot.
Waspada Banjir Rob Pantura:
Air laut pasang atau rob dengan ketinggian maksimum 1 meter diprediksi terjadi pada pukul 05.00-08.00 WIB. Wilayah yang terdampak meliputi:
- Pekalongan
- Semarang
- Demak
Banjir rob ini berpotensi mengganggu berbagai aktivitas warga, mulai dari kendala transportasi, proses bongkar muat barang di pelabuhan, hingga sektor produktif seperti budidaya perikanan darat dan petani garam. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perubahan kecepatan angin dan informasi cuaca terkini dari BMKG.












































