Kuda Biru Project Rangkul Pengemudi Ojek Daring

1 week ago 27
Kuda Biru Project Rangkul Pengemudi Ojek Daring (MI/HO)

KUDA Biru Project, gerakan moral dan kemanusiaan yang diinisiasi oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kembali menunjukkan aksi nyata di tengah masyarakat. Gerakan ini bermula dari pelelangan karya lukisan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang berhasil menembus angka Rp6,5 miliar. Seluruh hasilnya didedikasikan untuk berbagai aksi sosial.

Setelah menyasar keluarga prasejahtera dan anak-anak panti asuhan, kali ini Kuda Biru Project hadir merangkul para pengemudi ojek online (ojol). Gerakan yang bersifat lintas budaya, iman, dan generasi ini memberikan apresiasi khusus atas dedikasi para pengemudi ojol dalam melayani kebutuhan mobilitas masyarakat sehari-hari.

Ketua Kuda Biru Project, Merry Riana, menegaskan bahwa misi gerakan ini melampaui sekadar pemberian bantuan materi. "Kuda Biru Project bukan hanya ingin memberikan bantuan. Kami juga ingin memberikan perhatian, menghadirkan kebersamaan, berbagi kebahagiaan, dan menciptakan pengalaman yang bisa dinikmati bersama," ujar Merry dalam keterangan resmi, Rabu (15/7).

Nobar Semifinal Piala Dunia

Sebagai wujud kebersamaan tersebut, Kuda Biru Project menggelar acara nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis dan Spanyol. Acara yang berlangsung di Kawasan Parkir Timur, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada dini hari tersebut dihadiri oleh ratusan pengemudi ojol serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, AHY.

Kehadiran AHY di tengah kerumunan disambut dengan antusiasme tinggi. Suasana semakin cair saat AHY membaur, bernyanyi bersama, hingga mengadakan sesi mini games dengan hadiah bola sepak. Peserta yang beruntung mendapatkan bola tersebut juga menerima tanda tangan langsung dan berkesempatan berfoto bersama AHY.

Semangat Berbagi dan Kepedulian Nyata

Tidak hanya hiburan, Kuda Biru Project juga menyerahkan bingkisan sembako dan santunan kepada seluruh pengemudi ojol yang hadir. Acara tersebut juga dimeriahkan dengan sesi lucky draw yang menawarkan berbagai hadiah menarik, sembari para peserta menikmati hidangan makanan dan minuman yang disediakan.

Melalui inisiatif ini, Kuda Biru Project berharap olahraga dapat menjadi instrumen yang mempererat persaudaraan dan solidaritas sosial. Merry Riana menutup dengan pesan kuat mengenai esensi gerakan ini.

"Kepedulian tidak boleh berhenti di kata-kata. Kepedulian harus berjalan. Kepedulian harus sampai. Dan kepedulian harus dirasakan," pungkas Merry. (I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |