PM Malaysia Anwar Ibrahim Luncurkan PMX AI, Avatar Berbasis WhatsApp

21 hours ago 11
PM Malaysia Anwar Ibrahim Luncurkan PMX AI, Avatar Berbasis WhatsApp Anwar Ibrahim perkenalkan avatar dirinya versi AI.(Dok. Antara)

PERDANA Menteri Malaysia Anwar Ibrahim secara resmi memperkenalkan avatar dirinya yang berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kepada publik. Inovasi ini bertujuan untuk mempererat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat melalui platform digital.

Melalui avatar AI tersebut, Anwar Ibrahim membuka layanan interaktif via WhatsApp. Publik dapat mengajukan berbagai pertanyaan maupun menyampaikan aspirasi kepada versi digital sang Perdana Menteri melalui nomor +60378850523. Sistem akan memberikan jawaban secara otomatis dan instan sesuai dengan pertanyaan yang diajukan.

"Saya sangat berharap Anda dapat menyampaikan pandangan, kekhawatiran, dan aspirasi secara langsung melalui avatar ini. Saya meyakini bahwa negara hanya akan menjadi lebih baik apabila pembangunan dan kebijakannya berpijak pada suara serta kehendak Rakyat," ujar Anwar dalam pernyataan resminya di Kuala Lumpur, Minggu (19/7).

Mengenal PMX AI

Layanan ini diberi nama PMX AI. Nama tersebut merujuk pada julukan "PMX" yang melekat pada Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia, dipadukan dengan akronim AI.

Teknologi di balik PMX AI dikembangkan oleh perusahaan Zetrix AI. Avatar ini tidak sekadar memberikan jawaban acak, melainkan telah "dilatih" menggunakan basis data yang komprehensif, meliputi:

  • Kumpulan pidato-pidato resmi Anwar Ibrahim.
  • Tulisan-tulisan dan pemikiran sang Perdana Menteri.
  • Dokumen kebijakan pemerintah Malaysia.
  • Pembaruan data berkala berdasarkan pernyataan terkini pemerintah.

Selain sebagai kanal aspirasi, PMX AI didesain untuk membantu warga Malaysia mengakses informasi pemerintahan dengan lebih mudah. Layanan ini juga menyediakan panduan terkait sektor edukasi, pengembangan karier, hingga informasi lowongan pekerjaan.

Berdasarkan penelusuran pada Minggu malam, layanan berbasis WhatsApp ini sempat mengalami kendala teknis dan tidak dapat diakses untuk sementara waktu, kemungkinan akibat tingginya trafik pengguna saat peluncuran perdana.

Langkah ini menandai upaya Malaysia dalam mengadopsi teknologi mutakhir untuk transparansi publik dan efisiensi birokrasi di bawah kepemimpinan Anwar Ibrahim. (Ant/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |