Petugas berusaha mengevakuasi mobil yang mogok akibat tergenang banjir di Jalan Perjuangan, Medan, Sumatera Utara.(ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan Sumatra Utara berpotensi hujan ringan merata hampir di seluruh wilayah pada Kamis (17/9).
Prakirawan BMKG Wilayah I Lestari Irene Purba di Medan, Rabu, mengatakan cuaca di Sumatra Utara pada Kamis (17/9) pagi diprakirakan hujan ringan di wilayah Sibolga, Langkat, Mandailing Natal, Nias Barat, Nias Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah.
Pada siang hingga sore hari diprakirakan hujan ringan di sebagian besar wilayah Sumatra Utara.
Potensi hujan ringan juga diprakirakan masih terjadi pada malam hari di sebagian besar wilayah Sumatera Utara dan dini hari rata-rata berawan.
Suhu udara rata rata 13 hingga 35 derajat Celcius, dengan kelembaban 60 hingga 95 persen dan angin berembus dari arah barat daya menuju barat laut dengan kecepatan 4 hingga 18 km per jam.
Terkait titik api (hotspot), BMKG menyebutkan terpantau 14 titik panas pada pantauan 15 September 2026 yang tersebar di Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Padanglawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara dan Toba.
Masyarakat diimbau untuk waspada potensi hujan ringan yang terjadi terus-menerus yang dapat disertai petir dan angin kencang di pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur dan lereng barat Sumatera Utara.
"Hujan dengan intensitas ringan yang terjadi terus-menerus harus diwaspadai karena dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis berupa banjir dan longsor," katanya. (Ant/Z-4)


















































