ilustrasi serangan AS menghancurkan jalur kereta api Iran ke Rusia-Tiongkok(Anadolu.)
MILITER Amerika Serikat menyerang sebuah jembatan rel kereta api strategis di Iran utara yang menghubungkan negara itu dengan Tiongkok dan Rusia pada hari kedua berturut-turut serangan terbarunya terhadap Iran.
Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, pada Kamis melaporkan bahwa serangan rudal jelajah tersebut menghantam jembatan rel kereta api Ogtay Khan di Provinsi Golestan, Iran timur laut, pada Kamis (9/7) pagi waktu setempat.
Fars menggambarkan jembatan itu sebagai titik strategis di koridor perkeretaapian yang menghubungkan Tiongkok, Turkmenistan, dan Iran. Serangan yang dilaporkan terjadi setelah Iran menghentikan layanan kereta penumpang antara Teheran dan Kota Mashhad di timur laut menyusul apa yang disebut warga setempat sebagai serangan gabungan AS-Israel terhadap salah satu jalur rel.
Perusahaan Kereta Api Nasional Iran menyatakan tim perbaikan telah dikerahkan ke lokasi, sementara penumpang yang terdampak akan diangkut melalui jalur darat menuju Mashhad.
Sementara itu, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengatakan pasukan Amerika melancarkan serangan tambahan terhadap Iran untuk semakin melemahkan kemampuan Teheran dalam mengancam kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.
Iran dan Amerika Serikat pada 17 Juni mencapai kesepakatan kerangka yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik militer kedua negara dan membuka jalan bagi perjanjian damai yang lebih permanen.
Namun, pada Rabu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan tersebut telah “berakhir”, yang secara efektif memicu kembali babak baru konfrontasi militer. (Ant/P-3)


















































