Ini Pentingnya Memahami Peran Algoritma dalam Menentukan Dinamika Isu di Masyarakat

3 hours ago 6
Ini Pentingnya Memahami Peran Algoritma dalam Menentukan Dinamika Isu di Masyarakat Ilustrasi(magnific)

ANALIS media sosial sekaligus Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2), Rustika Herlambang, menekankan pentingnya memahami peran algoritma dalam menentukan dinamika isu di masyarakat. Menurutnya, efektivitas komunikasi kebijakan saat ini sangat bergantung pada bagaimana pesan mampu bersaing dalam ekosistem digital yang kompleks.

"Komunikasi kebijakan hari ini harus memahami bagaimana perhatian publik bekerja dalam marketplace of attention yang dipengaruhi sekaligus oleh manusia dan algoritma. Membangun resonansi kini menjadi sama pentingnya dengan menyampaikan informasi," ujar Rustika dalam keterangan resminya di Jakarta, dikutip Kamis (9/7).

Pernyataan tersebut didasarkan pada penelitian doktoralnya di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran yang berjudul "Algorithmic Intermedia Agenda-Setting dalam Isu Pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN): Analisis Big Data Media Daring, Twitter/X, TikTok, serta Mekanisme Agenda-Building Pemerintah (2020–2024)".

Dalam studi tersebut, Rustika menemukan bahwa visibilitas sebuah isu tidak lagi dimonopoli oleh satu aktor tunggal, melainkan hasil interaksi antara manusia dan teknologi.

Pergeseran Paradigma Komunikasi Digital

Salah satu temuan kunci dalam penelitian ini adalah bahwa kuantitas konten bukan lagi penentu utama keberhasilan komunikasi. Produksi konten dalam jumlah besar tidak menjamin perhatian publik jika tidak disertai dengan strategi distribusi yang tepat.

Sebaliknya, pesan dengan volume publikasi yang lebih sedikit justru bisa mendapatkan resonansi yang jauh lebih tinggi. Hal ini terjadi apabila pesan tersebut muncul pada momentum yang tepat, dikemas sesuai karakter platform, dan didukung oleh mekanisme distribusi algoritmik seperti fitur For You Page (FYP) atau trending topic.

Rustika juga mencatat bahwa perhatian publik terhadap isu besar seperti Ibu Kota Nusantara (IKN) cenderung bersifat episodik dan non-linear. Intensitas percakapan biasanya melonjak pada peristiwa-peristiwa simbolik atau kebijakan penting.

Platform Peran dalam Isu IKN
Media Daring Memperkuat legitimasi melalui penyajian informasi kebijakan dan progres pembangunan fisik.
Twitter/X Menjadi ruang diskusi, kritik, dan kontestasi berbagai sudut pandang masyarakat.
TikTok Membangun pengalaman visual dan emosional, membuat kebijakan lebih mudah dipahami dan dibagikan.

Model Algorithmic Intermedia Agenda-Setting (AIAS)

Melalui penelitian ini, Rustika memperkenalkan model teoretis baru yang disebut Algorithmic Intermedia Agenda-Setting (AIAS). Model ini memperluas teori klasik dengan menempatkan algoritma sebagai mediator krusial dalam pembentukan agenda publik di era digital.

Dalam kerangka AIAS, agenda publik terbentuk dari sinergi antara pemerintah, media massa, publik, kreator konten, dan sistem algoritma. Rustika menyimpulkan bahwa sebuah isu memiliki peluang terbesar untuk menjadi agenda publik yang kuat apabila memenuhi lima unsur utama secara bersamaan.

5 Unsur Penentu Agenda Publik (Model AIAS):

  1. Pesan yang kuat
  2. Momentum yang tepat
  3. Format konten yang sesuai
  4. Sentuhan emosi
  5. Kepatuhan terhadap logika platform

Temuan ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi komunikasi yang lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi saat ini. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |