Kemenko PM Dorong Percepatan Pengentasan Kemiskinan melalui KKN Bersama Mahasiswa di NTT

3 hours ago 6
Kemenko PM Dorong Percepatan Pengentasan Kemiskinan  melalui KKN Bersama Mahasiswa di NTT Ilustrasi(Dok Istimewa)

DEPUTI Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc., mewakili Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat  dalam acara Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik GENTASKIN (Gerakan NTT Sehat, Kuat, dan Inklusif) Batch 2 yang digelar di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, yang menempatkan pengentasan kemiskinan ekstrem sebagai agenda prioritas nasional yang menuntut keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi.

“Program ini menempatkan mahasiswa sebagai agen pemberdayaan yang mengabdi langsung bersama masyarakat desa dalam mengatasi kemiskinan ekstrem, melalui penguatan ekonomi keluarga, peningkatan kapasitas kelembagaan desa, dan pendampingan sosial-ekonomi masyarakat,” kata  Abdul Haris dalam keterangannya yang diterima hari ini.

Pada Batch 2 Tahun 2026 ini, KKN Tematik GENTASKIN diikuti oleh 2.319 mahasiswa dari 41 perguruan tinggi di Indonesia. Para mahasiswa akan ditempatkan di 100 desa sasaran yang tersebar di 13 kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu Kabupaten Alor, Belu, Flores Timur, Kupang, Malaka, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, dan Timor Tengah Utara.

Selama masa pengabdian, mahasiswa akan menjalankan program melalui lima klaster kegiatan tematik pemberdayaan masyarakat, yaitu edukasi gizi dan kesehatan ibu dan anak; pemberdayaan ekonomi keluarga dan UMKM desa; peningkatan sanitasi lingkungan dan akses air bersih; literasi dan pendidikan keluarga; serta penguatan kelembagaan masyarakat dan inovasi lokal.

Acara pelepasan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melki Laka Lena, S.Si., Apt., Bupati Kabupaten Kupang Yosef Lede, S.H., para kepala daerah se-Provinsi NTT baik secara langsung maupun daring, jajaran pejabat tinggi madya dan pratama kementerian/lembaga, pejabat pimpinan tinggi pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota se-NTT, serta seluruh mahasiswa peserta KKN Tematik GENTASKIN Batch 2.

Abdul Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan.lembaga, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi yang telah mendukung penyelenggaraan program ini. Ia berharap kehadiran para mahasiswa di 100 desa sasaran dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat, sekaligus menjadi pengalaman belajar berharga bagi mahasiswa dalam mengasah kepekaan sosial, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan pemecahan masalah di lapangan.

“Besar harapan kami, semangat pengabdian ini, akan tumbuh menjadi kontribusi nyata di 100 desa sasaran, tempat mahasiswa GENTASKIN menemukan ruang untuk berkarya, berinovasi, dan turut membangun kemandirian masyarakat Nusa Tenggara Timur,” pungkas Abdul Haris yang pernah menjabat Dirjen Dikti tersebut.(H-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |