Startup Inggris Uji Laboratorium Kimia Otonom di Luar Angkasa

4 hours ago 6
Startup Inggris Uji Laboratorium Kimia Otonom di Luar Angkasa Laboratorium kimia luar angkasa.(Dok. Magnific)

STARTUP bioteknologi asal Inggris, Mass Balance, mencetak sejarah dengan menguji laboratorium kimia otomatis di luar angkasa untuk pertama kalinya pada Selasa (9/7). Misi yang diluncurkan menggunakan roket SpaceX ini bertujuan mempercepat penelitian terhadap berbagai penyakit kompleks dan langka yang sulit ditangani di Bumi.

Perangkat eksperimen yang digunakan memiliki desain ringkas seukuran jeruk bali. Di dalamnya terdapat sistem terintegrasi yang mencakup bahan kimia, sensor, serta elemen kontrol otomatis. Pengujian di lingkungan mikrogravitasi ini diharapkan mampu menghasilkan data ilmiah berkualitas tinggi tanpa gangguan gravitasi yang selama ini memengaruhi konsistensi hasil riset di laboratorium konvensional.

CEO sekaligus salah satu pendiri Mass Balance, Toby Call, menjelaskan bahwa ketiadaan gravitasi menciptakan kondisi unik bagi ilmu hayat dan farmasi.

"Ketika Anda menghilangkan gravitasi, banyak hal aneh dan luar biasa terjadi, beberapa di antaranya akan sangat berharga bagi pengembangan obat-obatan," ungkapnya sebagaimana dilansir dari News Science.

Fokus utama eksperimen ini adalah mempelajari struktur protein yang berkaitan dengan penyakit penuaan, seperti Alzheimer, Parkinson, dan beberapa jenis kanker.

Di Bumi, struktur protein cenderung berubah secara dinamis akibat pengaruh gravitasi, sehingga menyulitkan ilmuwan untuk memetakan bentuknya secara akurat.

Kondisi mikrogravitasi di orbit memungkinkan protein tumbuh lebih stabil dan jelas. Dengan pemetaan struktur yang lebih presisi, para peneliti dapat memahami mekanisme penyakit dengan lebih baik dan merancang terapi yang lebih efektif.

Meski masih memerlukan serangkaian uji lanjutan, keberhasilan peluncuran ini menandai babak baru dalam pemanfaatan luar angkasa sebagai laboratorium medis.

Teknologi otonom milik Mass Balance berpotensi memangkas waktu penemuan obat dan memberikan harapan baru bagi pasien dengan penyakit yang hingga kini belum memiliki pengobatan efektif.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |