Ilustrasi(MI/Nurul Hidayah)
PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026.
Berdasarkan informasi tertulis yang diterima Senin (14/9), sejalan dengan arahan pemerintah, PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026. Kepastian tersebut tetap berlaku di tengah dinamika sejumlah parameter pembentuk harga BBM, antara lain harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami fluktuasi.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah menjaga stabilitas harga energi dan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga energi global.
“Pertamina Patra Niaga mengikuti kebijakan Pemerintah dalam penetapan harga BBM,” tutur VP Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora.
Padahal saat ini, lanjut Kitty, terdapat fluktuasi pada sejumlah parameter pembentuk harga, seperti harga minyak dunia dan nilai tukar, untuk BBM subsidi sesuai arahan Pemerintah tidak ada kenaikan harga hingga akhir 2026.
"Sementara untuk JBU, harga mengikuti formula yang telah ditetapkan Pemerintah,” ujar VP Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora.
Sementara itu, untuk BBM Jenis BBM Umum (JBU) atau BBM nonsubsidi, harga mengikuti formula yang telah ditetapkan Pemerintah. Penetapan harga JBU dilakukan dengan mengacu pada formula dan ketentuan yang berlaku.
Pertamina Patra Niaga, lanjut Kitty, terus berkomitmen menjalankan kebijakan Pemerintah terkait harga dan penyaluran BBM serta memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (UL/E-4)

















































