Idap Diabetes sejak Usia 4 Tahun, Petenis Alexander Zverev Ungkap Dukungan Sang Ibu

4 hours ago 2
Idap Diabetes sejak Usia 4 Tahun, Petenis Alexander Zverev Ungkap Dukungan Sang Ibu Alexander Zverev(Dok Instagram/US Open)

KISAH Alexander Zverev kembali mencuri perhatian setelah perjalanan hidupnya bersama diabetes disorot melalui unggahan Instagram US Open. Bukan hanya soal prestasi di lapangan tenis, kisah tersebut memperlihatkan bagaimana dukungan seorang ibu dapat membentuk keyakinan seorang anak untuk terus mengejar mimpinya.

Diabetes Tak Menghentikan Mimpinya

Dalam video yang dibagikan akun Instagram @usopen, Zverev terlihat berbicara mengenai pengalaman dirinya yang didiagnosis diabetes tipe 1 ketika masih berusia empat tahun. Kondisi tersebut sempat membuat masa depan dan aktivitas olahraga Zverev dipandang akan memiliki banyak keterbatasan.

Namun, sang ibu tidak membiarkan diagnosis tersebut menjadi batas bagi kehidupan anaknya. Pesan itulah yang kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan Zverev hingga mampu menekuni tenis profesional.

Unggahan tersebut juga menampilkan potongan wawancara Zverev yang memperlihatkan bagaimana ia mengenang dukungan ibunya. Kisah itu membuat perhatian tidak hanya tertuju pada sosok Zverev sebagai atlet, tetapi juga pada orang di balik keyakinannya sejak kecil.

Pesan Sang Ibu yang Membekas

Zverev mengungkapkan bahwa ketika dirinya didiagnosis saat berusia empat tahun, dokter sempat mengatakan kehidupannya, termasuk olahraga, akan sangat terbatas. Namun, menurut Zverev, ibunya memiliki pandangan berbeda dan tidak ingin kondisi tersebut menjadi penghalang bagi masa depan sang anak.

My son will be whatever he wants to be,” ujar Zverev dalam video tersebut. 

Kalimat itu menggambarkan keyakinan sang ibu bahwa anaknya tetap memiliki kebebasan untuk menentukan masa depan, termasuk jika ingin menjadi petenis.

Zverev juga menyampaikan pesan yang menjadi inti dari kisah tersebut: “This illness will not define us.” Dalam bahasa Indonesia, kalimat itu berarti penyakit tersebut tidak akan menentukan siapa dirinya maupun masa depannya.

Dukungan Ibu Jadi Kekuatan

Kisah tersebut kemudian terasa semakin kuat karena Zverev tidak menggambarkan perjuangannya hanya sebagai perjalanan seorang atlet. Ada sosok ibu yang sejak awal menanamkan keyakinan bahwa kondisi kesehatan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

Dukungan itu menjadi bagian dari perjalanan panjang Zverev dalam membangun karier tenisnya. Pesan sang ibu sejak ia masih kecil juga menunjukkan betapa pentingnya kepercayaan keluarga ketika seorang anak menghadapi kondisi yang dapat memengaruhi kehidupannya.

Melalui unggahan Instagram US Open, perjalanan Zverev menjadi pengingat bahwa dukungan keluarga dapat memberikan kekuatan besar ketika seseorang menghadapi tantangan sejak usia dini. Bagi Zverev, diabetes bukan identitas yang membatasi dirinya, melainkan bagian dari perjalanan yang ia lalui sambil terus mengejar cita-cita di dunia tenis. (Netty Fatmawati Pane/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |