Lima Tenaga Kesehatan Diterbangkan ke Manggarai Timur, Perkuat Layanan Medis Pascagempa

3 hours ago 3
Lima Tenaga Kesehatan Diterbangkan ke Manggarai Timur, Perkuat Layanan Medis Pascagempa Lima tenaga kesehatan diterbangkan ke Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).(MI/Marianus Marselus)


LIMA tenaga kesehatan diterbangkan ke Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memperkuat pelayanan medis bagi masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7.

Pengerahan tenaga kesehatan dilakukan Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas, Jumat (21/8). Dukungan udara ini dilakukan untuk mempercepat mobilisasi tenaga medis menuju wilayah yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, mengatakan helikopter bertolak dari Bandara Komodo, Labuan Bajo, menuju Helipad Ronting, Desa Satar Kampas.

«“Kita mengerahkan dukungan udara untuk mempercepat mobilisasi tenaga kesehatan ke wilayah yang membutuhkan. Ini bagian dari upaya memastikan pelayanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana dapat segera diperkuat,” ujar Edy.»

Dari Helipad Ronting, lima tenaga kesehatan kemudian diterbangkan menuju Posko Kesehatan Kementerian Kesehatan di Kampung Damer, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara.

Lima tenaga kesehatan tersebut berasal dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Makassar dan Pusat Krisis Kesehatan Makassar. Tim terdiri atas dokter, perawat, tenaga farmasi, serta personel yang menangani administrasi dan logistik.

Edy mengatakan pengerahan tenaga kesehatan merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan pelayanan dasar secara cepat.

«“Selain tenaga kesehatan, kami terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait. Perkembangan kebutuhan masyarakat menjadi dasar dalam menentukan dukungan berikutnya,” katanya.»

Kehadiran tenaga kesehatan tersebut diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan medis masyarakat di wilayah yang terdampak gempa.

PEMANTAUAN DAN PENANGANAN
Selain mengerahkan dukungan udara, Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah wilayah terdampak. Personel di lapangan juga berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah untuk memperbarui data korban serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan penanganan korban dan distribusi bantuan berjalan sesuai kebutuhan. Bantuan yang dikoordinasikan termasuk logistik dari Kepresidenan Republik Indonesia.

Hingga Jumat sore, unsur SAR gabungan masih bersiaga di wilayah terdampak. Personel dan sarana dikerahkan sesuai perkembangan kondisi di lapangan dengan mengutamakan kecepatan, keselamatan, dan sinergi antarlembaga.

Pengerahan lima tenaga kesehatan melalui jalur udara menjadi salah satu langkah untuk mempercepat penguatan layanan medis bagi masyarakat Manggarai Timur yang masih membutuhkan penanganan pascagempa.(E-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |