REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kemudahan transaksi lintas negara makin terasa bagi masyarakat Indonesia. Dengan ekspansi QRIS ke Korea Selatan, warga kini bisa bertransaksi cukup dengan memindai kode QR melalui ponsel tanpa perlu menukar uang tunai.
Perluasan ini menambah daftar negara yang telah terhubung dengan sistem pembayaran digital Indonesia, setelah Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Hingga awal 2026, total transaksi QRIS lintas negara tercatat lebih dari 7,6 juta transaksi, didominasi kebutuhan wisata dan konsumsi harian.
Bagi masyarakat, sistem ini memberi kemudahan langsung. Nominal pembayaran otomatis dikonversi ke rupiah saat transaksi, sehingga pengguna tidak perlu lagi menghitung kurs secara manual atau membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Di balik itu, peran perbankan nasional ikut mendorong pemanfaatan QRIS lintas negara. Salah satunya BCA, yang telah lebih dulu memfasilitasi transaksi QRIS di sejumlah negara tujuan wisata. Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, transaksi yang diproses bank ini tumbuh pesat.
Sepanjang 2025, volume transaksi QRIS lintas negara yang diproses BCA meningkat 185 persen secara tahunan, dengan nilai mencapai Rp 632 miliar atau naik 148 persen. Lonjakan ini mencerminkan perubahan kebiasaan masyarakat yang makin mengandalkan pembayaran digital, termasuk saat berada di luar negeri.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, QRIS lintas negara menjadi solusi bagi kebutuhan transaksi masyarakat yang semakin praktis. "QRIS Cross Border menjadi solusi pembayaran yang mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat Indonesia di luar negeri," ujarnya dalam keterangan, Senin (20/4/2026).
Ekspansi ke Korea Selatan dinilai strategis karena negara tersebut menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan Indonesia. Dengan integrasi sistem pembayaran, aktivitas belanja hingga konsumsi harian menjadi lebih sederhana.
Ke depan, perluasan QRIS lintas negara diperkirakan terus berlanjut seiring meningkatnya perjalanan masyarakat dan dorongan digitalisasi. Bagi masyarakat, manfaatnya jelas transaksi lebih praktis, transparan, dan tidak lagi bergantung pada uang tunai saat bepergian ke luar negeri.

2 hours ago
2

















































