Petenis Kazakhstan Elena Rybakina.(Dok. WTA)
PETENIS unggulan Elena Rybakina dan Coco Gauff berhasil mengamankan tiket ke babak kedua AS Terbuka 2026 setelah mencatatkan kemenangan meyakinkan pada laga pembuka mereka. Kemenangan ini mempertegas dominasi para pemain papan atas di turnamen Grand Slam penutup tahun tersebut.
Elena Rybakina, yang saat ini menempati peringkat kedua dunia, tampil dominan saat menghadapi wakil tuan rumah, Thea Frodin. Rybakina menyudahi perlawanan petenis Amerika Serikat tersebut dengan skor 6-3 dan 6-2. Hasil positif ini menjaga asa Rybakina untuk memburu gelar Grand Slam ketiganya sekaligus membuka peluang merebut posisi nomor satu dunia.
"Saya senang dengan pertandingan ini. Apalagi ketika Anda tidak mengenal lawan, situasi seperti itu selalu bisa berbahaya," ujar Rybakina sebagaimana dikutip dari AFP.
Dominasi Gauff dan Andreeva
Langkah mulus juga diikuti oleh Coco Gauff. Petenis unggulan tersebut sukses menundukkan wakil Turki, Zeynep Sonmez, melalui pertandingan dua set langsung 6-3 dan 6-4. Meski Sonmez sempat memberikan perlawanan sengit pada set kedua, Gauff berhasil mempertahankan ketenangannya untuk menutup laga.
"Saya hanya berusaha untuk tidak panik. Dia mulai maju ke net dan bermain tenis dengan sangat baik," kata Gauff mengevaluasi performa lawannya.
Di pertandingan lain, juara Prancis Terbuka 2026, Mirra Andreeva, juga memastikan diri melaju ke babak berikutnya. Unggulan kelima itu menghentikan langkah petenis Indonesia, Janice Tjen, dengan skor kembar 6-2, 6-2. Kemenangan ini menjadi kali kedua bagi Andreeva mengalahkan Tjen dalam kurun waktu kurang dari dua pekan, setelah sebelumnya mereka bertemu di Cincinnati.
Persaingan Sektor Putra dan Gangguan Cuaca
Beralih ke sektor putra, unggulan pertama Alexander Zverev memulai perjalanannya di Flushing Meadows dengan menghadapi Lorenzo Sonego. Sementara itu, drama terjadi pada laga Flavio Cobolli melawan Francisco Comesana.
Cobolli menunjukkan daya juang luar biasa dengan bangkit dari ketertinggalan dua set sebelum akhirnya menang dengan skor 3-6, 2-6, 6-3, 6-4, dan 6-4. "Di Grand Slam, pertandingan tidak pernah selesai. Anda harus berjuang sampai poin terakhir," tegas Cobolli usai laga maraton tersebut.
Kemenangan juga diraih oleh petenis tuan rumah lainnya, Madison Keys dan Taylor Fritz. Namun, jalannya turnamen sempat terhambat oleh faktor cuaca. Hujan deras yang mengguyur area pertandingan menyebabkan gangguan di sejumlah lapangan luar, yang berujung pada penundaan sedikitnya lima pertandingan sesi malam. (AFP/Ndf/I-1)

















































