Atlet senam Korea Utara An Changok memenangi medali emas di Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok, 28 September 2023.(AFP/William West)
KOREA Utara dipastikan akan berpartisipasi dalam ajang olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2026, yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Delegasi dari Pyongyang tersebut berencana mengirimkan lebih dari 100 atlet untuk bersaing di 14 cabang olahraga berbeda.
Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Korea Utara, Ko Chol Ho, mengonfirmasi bahwa para atlet mereka akan turun di sejumlah cabang unggulan. Beberapa di antaranya adalah sepak bola putra dan putri, angkat besi, tinju, serta gulat. Kehadiran tim sepak bola putri menjadi salah satu yang paling dinantikan, mengingat reputasi mereka yang kuat di level regional maupun internasional.
"Delegasi kami akan mengirim lebih dari 100 atlet untuk berkompetisi di 14 cabang olahraga," ujar Ko Chol Ho sebagaimana dikutip dari The Japan Times.
Menariknya, komposisi tim Korea Utara kali ini juga akan diperkuat oleh dua warga etnis Korea yang berbasis di Jepang. Mereka dijadwalkan akan memperkuat kontingen di cabang olahraga sepak bola putri dan karate. Langkah ini menunjukkan upaya integrasi atlet keturunan Korea yang tinggal di luar negeri untuk membela bendera nasional mereka.
Meskipun jumlah delegasi kali ini terhitung lebih sedikit dibandingkan saat Asian Games Hangzhou 2023, Ko Chol Ho tetap optimistis. Ia menargetkan perolehan medali yang lebih banyak dibandingkan edisi sebelumnya. Sebagai catatan, pada Asian Games 2023 di Tiongkok, Korea Utara berhasil mengoleksi 11 medali emas, di mana separuh dari total emas tersebut disumbangkan oleh cabang angkat besi.
Motivasi Tinggi dan Konteks Politik
Ko menyebutkan bahwa para atlet saat ini tengah menjalani latihan intensif dengan motivasi tinggi untuk mencapai hasil terbaik di Nagoya dan Prefektur Aichi. "Para atlet kami berlatih tanpa lelah setiap hari, bertekad untuk membawa kegembiraan bagi Marsekal Kim," tambahnya.
Keikutsertaan Korea Utara di Jepang ini menjadi sorotan mengingat dinamika hubungan diplomatik kedua negara yang kerap memanas. Pyongyang baru-baru ini melontarkan kritik keras terhadap Tokyo terkait isu remiliterisasi Jepang. Namun, di sisi olahraga, Korea Utara tampaknya tetap berkomitmen melanjutkan tren kembalinya mereka ke panggung internasional setelah sempat absen panjang selama pandemi Covid-19.
Setelah kembali tampil di Asian Games 2023 dan Olimpiade Paris 2024, ajang di Jepang tahun 2026 akan menjadi pembuktian konsistensi prestasi olahraga negara tersebut di tengah berbagai tantangan geopolitik. (Ndf/I-1)

















































