Jaksa Agung Perintahkan Seluruh Jajarannya Berbenah dan Kembalikan Kepercayaan Publik

2 hours ago 8
Jaksa Agung Perintahkan Seluruh Jajarannya Berbenah dan Kembalikan Kepercayaan Publik Jaksa Agung ST Burhanuddin mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).(Antara)

JAKSA Agung, ST Burhanuddin mengajak seluruh insan Adhyaksa menjadikan berbagai tantangan yang dihadapi Kejaksaan sebagai momentum untuk bangkit dan memulihkan kepercayaan publik. Ia menegaskan, keterpurukan yang pernah dialami institusi harus menjadi bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan.

“Inilah saatnya kita bangkit bersama memulihkan kepercayaan, mengembalikan marwah institusi, dan membuktikan bahwa kejaksaan mampu melewati ujian sehingga menjadi semakin kuat. Inilah waktunya, badai harus berlalu,” kata Burhanuddin saat upacara Hari Lahir ke-81 Kejaksaan di Lapangan Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Rabu (2/9).

Burhanuddin mengakui perjalanan Kejaksaan tidak selalu berjalan mulus. Menurutnya, institusi penegak hukum tersebut berulang kali menghadapi tantangan, baik dari faktor internal maupun eksternal.

“Kita tahu perjalanan Kejaksaan tidak selalu mulus. Tantangan datang dari dalam dan luar, menguji kita berulang kali. Tak jarang kita terpuruk dan kecewa,” ujarnya.

Berbagai tantangan tersebut, kata Burhanuddin, semestinya mendorong seluruh jajaran untuk melakukan refleksi. Ia mengajak insan Adhyaksa memastikan setiap langkah yang diambil tetap berada di jalur yang benar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sudahkah kita merenung dan melahirkan pertanyaan? Sudahkah kita berada di jalan yang benar? Sudahkah kita memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa ini?” ujar dia.

Burhanuddin menegaskan, berbagai ujian tidak boleh membuat Korps Adhyaksa larut dalam keterpurukan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus dijadikan momentum untuk melakukan pembenahan secara bersama-sama.

Menurut dia, kebangkitan Kejaksaan tidak dapat bergantung pada satu orang, satu kebijakan, maupun satu generasi. Seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama untuk memperkuat institusi.

Karena itu, Burhanuddin meminta seluruh insan Adhyaksa memperkuat soliditas dan solidaritas. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi modal penting bagi Kejaksaan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat dan para pencari keadilan.

“Pengalaman mengajarkan satu hal, tanpa soliditas dan solidaritas, kita tak akan mampu bertahan apalagi melayani masyarakat para pencari keadilan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui integritas dan profesionalitas seluruh jajaran Kejaksaan. Setiap aparat, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk menjaga citra dan marwah institusi.

Lebih jauh, Burhanuddin mengingatkan bahwa perilaku setiap jaksa akan turut menentukan penilaian masyarakat terhadap Kejaksaan. Sikap, tutur kata, dan tindakan seorang jaksa dinilai menjadi cerminan institusi secara keseluruhan.

“Jangan biarkan satu tindakan tercela merusak citra yang baik bagi yang sedang kita bangun ini,” katanya. (E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |