Rupiah Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS di Tengah Pergantian Menkeu

3 hours ago 5
Rupiah Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS di Tengah Pergantian Menkeu Rupiah ditutup melemah ke level Rp17.694 per dolar AS pada Selasa (15/9).(Dok. Antara)

Rupiah ditutup melemah pada perdagangan Selasa (15/9) sore, seiring dengan sorotan pasar terhadap transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan. Berdasarkan data perdagangan, Rupiah berakhir di level Rp17.694 per dolar AS, mengalami depresiasi sebesar 25 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp17.669.

Sepanjang sesi perdagangan hari ini, pergerakan Rupiah sempat menunjukkan volatilitas tinggi dengan pelemahan hingga 40 poin sebelum akhirnya sedikit membaik menjelang penutupan.

Indikator Kurs Nilai/Posisi
Penutupan 15 September 2026 Rp17.694 per dolar AS
Penutupan Sebelumnya Rp17.669 per dolar AS
Perubahan Melemah 25 Poin
Proyeksi Besok (16/9) Rp17.690 - Rp17.750

Tantangan Fiskal Menkeu Baru

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pelemahan ini terjadi di tengah kebutuhan pemerintah akan sosok yang mampu menjaga kredibilitas fiskal. Penunjukan Suahasil Nazara sebagai calon Menteri Keuangan dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat disiplin fiskal, terutama dalam menjaga defisit anggaran di bawah ambang batas 3%.

"Tantangan yang menunggu Suahasil sejatinya jauh lebih besar daripada sekadar menjaga angka defisit. Beliau harus mengelola APBN di tengah kebutuhan mempercepat pertumbuhan ekonomi, membiayai program prioritas, dan menghadapi tekanan harga energi global," ujar Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (15/9).

Suahasil, yang telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019, dinilai sebagai teknokrat berpengalaman yang menjamin kesinambungan kebijakan dari era Sri Mulyani Indrawati. Pasar melihat pengangkatan ini sebagai sinyal stabilitas bagi investor.

Dilema RAPBN 2027

Fokus utama pasar saat ini tertuju pada target ambisius dalam RAPBN 2027. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6% dengan postur anggaran yang ekspansif. Berikut adalah rincian target fiskal yang menjadi tantangan bagi kepemimpinan baru di Kemenkeu:

  • Belanja Negara: Rp4.097,2 triliun.
  • Pendapatan Negara: Rp3.426 triliun.
  • Pembiayaan: Rp571,2 triliun.
  • Defisit Anggaran: 2,4% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Ibrahim menekankan bahwa angka-angka tersebut menunjukkan dilema besar. Di satu sisi, APBN harus menjadi mesin pertumbuhan untuk mendorong konsumsi, investasi, dan infrastruktur. Di sisi lain, kesehatan fiskal harus tetap terjaga agar kepercayaan investor tidak tergerus.

Untuk perdagangan Rabu (16/9), Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif namun cenderung ditutup melemah di rentang Rp17.690 hingga Rp17.750 per dolar AS. (Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |