Sabana Fun Run 5K bakal digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (9/8).(Dok. MI)
SEBANYAK 2.500 pelari dijadwalkan mengikuti Sabana Fun Run 5K di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (9/8). Kegiatan ini juga akan menghadirkan lebih dari 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Pasar Rakyat yang dibuka untuk masyarakat umum.
Co-Founder Sabana Muhammad Azzam mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang pertemuan antara masyarakat dan pelaku usaha.
“Dua puluh tahun Sabana bukan hanya cerita tentang sebuah merek yang membesar. Di dalamnya ada masyarakat yang memberi kepercayaan, mitra yang menjaga usaha tetap berjalan, dan banyak keluarga yang hidup dari perputaran ekonomi di sekitarnya,” kata Azzam, Jumat (7/8).
Ia menambahkan, meski pendaftaran lari telah ditutup, masyarakat tetap dapat hadir di kawasan GBK untuk menyaksikan kegiatan dan mengunjungi tenant UMKM.
“Mulai pukul 06.00 WIB, masyarakat dapat datang secara gratis. Datanglah bersama keluarga, beri semangat kepada para pelari, dan kunjungi Pasar Rakyat untuk mendukung produk UMKM,” ujarnya.
Sementara itu, Tokoh UMKM Indonesia Haji Syamsalis menilai keberadaan pasar dalam kegiatan publik menjadi faktor penting bagi keberlangsungan usaha kecil.
“UMKM tidak hidup dari tepuk tangan. Mereka hidup ketika produknya dilihat, dicoba, dibeli, dan dipercaya,” kata Syamsalis.
Ia menegaskan, transaksi langsung di lapangan dapat membantu pelaku usaha menjaga produksi dan keberlangsungan tenaga kerja.
“Transaksi kecil bagi pembeli bisa berarti besar bagi pelaku usaha, karena itu yang menjaga roda produksi tetap berjalan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga akan melibatkan sekitar 1.000 peserta dalam rangkaian lomba tari Nusantara. Ketua Badan Otonom UMKM DPP GEKRAFS Octaviani Putri Pertiwi mengatakan kolaborasi olahraga dan ekonomi kreatif membuka ruang interaksi yang lebih luas.
“Orang datang untuk berolahraga, lalu bertemu komunitas. Komunitas melahirkan gagasan, gagasan melahirkan karya, dan karya membutuhkan pasar,” kata Octaviani.
Di sisi lain, Sabana Fun Run 5K akan menempuh jarak lima kilometer dengan dukungan QUPRO Indonesia sebagai event organizer dan SportQu sebagai pengelola teknis lomba.
Direktur SportQu sekaligus Race Director Sabana Fun Run 5K Fayaddafa Najwan mengatakan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan ribuan peserta tersebut.
“Acara ini dirancang untuk menyenangkan, tetapi keselamatan tidak pernah menjadi urusan sampingan. Rute, marshal, tim medis, hidrasi, pengamanan, serta area start dan finis harus bekerja sebagai satu sistem,” kata Fayaddafa.
Open gate peserta dimulai pukul 04.00 WIB, sementara flag off dijadwalkan pukul 06.00 WIB.
Masyarakat umum dapat memasuki kawasan GBK mulai pukul 06.00 WIB tanpa dipungut biaya. Selain menyaksikan 2.500 pelari, pengunjung juga dapat menikmati lomba tari, hiburan, serta berbelanja di Pasar Rakyat yang menghadirkan lebih dari 50 tenant UMKM.
Dengan proyeksi kehadiran lebih dari 5.000 orang, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pertemuan antara olahraga, kreativitas, dan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM. (Z-10)

















































