Ilustrasi(Dok Istimewa)
SEBANYAK 49 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai persiapan menghadapi Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang dibuka pada Senin malam, 27 Juli 2026, di salah satu hotel di Kota Kendari itu akan berlangsung selama 24 hari, mulai 27 Juli hingga 20 Agustus 2026.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sultra, Andrian, mengatakan pemusatan diklat tahun ini diikuti 49 peserta yang berasal dari 16 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
"Pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara diikuti sebanyak 49 orang dari 16 kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut, 18 orang merupakan peserta perempuan dan 31 orang peserta laki-laki," ujar Andrian.
Ia menjelaskan, dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara, hanya Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang tidak mengirimkan delegasi pada seleksi calon Paskibraka tingkat provinsi tahun ini.
Menurut Andrian, selama mengikuti pemusatan, seluruh peserta akan menjalani berbagai tahapan pembinaan yang mencakup latihan fisik, mental, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga latihan baris-berbaris. Seluruh materi tersebut dirancang untuk membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, serta menyiapkan peserta menjalankan tugas sebagai Paskibraka pada peringatan HUT Ke-81 RI tingkat Provinsi Sultra.
"Harapan kami, seluruh peserta dapat menjaga kondisi fisik, menjaga kesehatan, dan tetap konsisten mengikuti setiap tahapan latihan. Fisik harus benar-benar terjaga karena latihan akan berlangsung cukup padat hingga menjelang pelaksanaan upacara," katanya.
Ia menambahkan, latihan intensif mulai dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2026. Para peserta akan memulai aktivitas sejak pagi hari dengan pusat latihan berada di kawasan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.
"Mulai besok pagi mereka sudah menjalani latihan di Kantor Gubernur. Seluruh rangkaian kegiatan telah disusun oleh tim pelatih agar para peserta benar-benar siap mengemban tugas sebagai Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara," ungkapnya.
Andrian berharap seluruh calon Paskibraka mampu mempertahankan semangat, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti pemusatan. Menurutnya, keberhasilan seorang Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan baris-berbaris, tetapi juga oleh sikap, tanggung jawab, serta kedisiplinan dalam menjalani setiap proses pembinaan.
"Semoga seluruh peserta mampu menunjukkan dedikasi terbaiknya. Mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi, sehingga diharapkan dapat menjalankan amanah sebagai pengibar Bendera Merah Putih dengan baik pada peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara," tutup Andrian. (H-2)

















































