Agar APBD Lebih Dirasakan Rakyat Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar akan Ganti Rugi Setiap Knalpot Brong yang Dirazia

4 days ago 1
 Pemprov Jabar akan Ganti Rugi Setiap Knalpot Brong yang Dirazia Gubernur bersama Kapolda Jabar saat pemusnahan sejumlah barang bukti hasil penindakan kejahatan, di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Jumat (7/8).((MI/ Bayu Anggoro))

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi berjanji akan mengganti setiap knalpot bising yang terkena razia polisi. Selain sebagai bagian dari solusi atas setiap permasalahan yang ada, menurutnya ini sebagai bentuk dukungan terhadap kepolisian agar terus menertibkan knalpot yang tidak standard tersebut.

"Maka, saya berucap terima kasih kepada Pak Kapolda Jabar yang memulai operasi dari tiis ceuli (telinga adem)," katanya saat menghadiri pemusnahan sejumlah barang bukti hasil penindakan kejahatan, di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Jumat (7/8). Dedi menyebut, operasi tiis ceuli adalah bentuk keseriusan dalam melawan kejahatan yang salah satunya diidentikan dengan kendaraan tidak standard.

"Tiis ceuli adalah merupakan operasi untuk jalan bukan pusat kebisingan, jalan bukan pusat kesemrawutan, jalan bukan pusat konflik. Dimulai dengan mendisiplinkan para pengendara kendaraan bermotor, khususnya roda dua, untuk menggunakan knalpot standard," katanya.

Maka dari itu, Dedi mendukung operasi yang dilakukan kepolisian tersebut dengan cara mengganti knalpot sepeda motor warga. Hal ini sudah dilakukannya sejak lama sebelum dirinya menjabat gubernur.

"Saya memiliki tradisi hidup yang unik. Saya tinggal di kampung namanya Lembur Pakuan. Sejak dulu menjadi anggota DPR RI, saya terbiasa kalau ada motor yang lewat knalpot brong, pasti saya cegat. Saya minta untuk segera ke bengkel dan diganti, langsung diganti. Karena banyak yang harganya Rp400 ribu, orang tidak terjangkau untuk menggantinya," katanya.

Dengan kini menjabat gubernur, Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menjadikan kebiasaannya sebagai bagian dari program untuk mengatasi persoalan tersebut. "​Dalam solusi jangka pendek, saya berpikir sekarang, ke depan Pemprov (Jawa Barat) akan menyiapkan knalpot standar sebagai pengganti. Nanti saya titipkan ke para satuan lalu lintas yang operasi," katanya.

Nantinya, kata dia, knalpot tersebut akan langsung disimpan di pos-pos polisi yang hendak merazia knalpot. "​Nanti bisa disimpan di pos-pos. Mereka ketika operasi, langsung ke pos, langsung ganti, boleh pulang," katanya.

Dedi pun kembali memastikan hal ini akan menjadi bagian dari program Pemprov Jawa Barat. "​Ini yang akan dilakukan. Saya tadi sudah menghitung, oh ini yang harus dilakukan. Karena Pemprov Jabar itu terbiasa, kenapa setiap masalah selalu selesai? Karena dalam setiap masalah selalu mengambil solusi. Ini kompensasinya ini. Ini kompensasinya ini," katanya.

Hal ini pun, lanjutnya, sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat sehingga anggaran negara bisa lebih dirasakan oleh lapisan bawa sekali pun. "Tujuannya untuk apa? Agar anggaran pemprov tidak menjadi menara gading yang hanya berputar dari itu ke itu, tetapi harus jatuh ke masyarakat agar menjadi perputaran ekonomi. Sehingga, kita terus dalam setiap waktu kita lakukan," katanya. (BY/P-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |