Gelombang tinggi di perairan utara Jawa Tengah masih terpantau dari Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Barang Selasa (15/9)(MI/Akhmad Safuan)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca wilayah Jawa Tengah untuk Selasa (15/9/2026). Masyarakat diminta mewaspadai lonjakan suhu udara yang mencapai 36 derajat Celsius di kawasan Pantura serta potensi gelombang tinggi di perairan utara dan selatan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Arif N, menyatakan bahwa cuaca di Jawa Tengah secara umum akan berawan sejak pagi hingga awal malam. Namun, ketiadaan peluang hujan di seluruh wilayah, termasuk kawasan pegunungan, meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Tidak ada tanda-tanda hujan sepanjang hari ini, sehingga diminta untuk waspada terhadap karhutla karena banyak tanaman kering mudah terbakar saat tersulut percikan api," ujar Arif dalam keterangannya, Selasa (15/9).
Suhu Panas di Wilayah Pantura
Meskipun kondisi langit cenderung berawan, suhu udara di sejumlah daerah di Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah diprediksi akan terasa lebih menyengat. Wilayah seperti Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Semarang, Kendal, hingga Batang berpotensi mencatatkan suhu maksimal hingga 36 derajat Celsius.
| Suhu Udara Umum | 16 - 36 °C |
| Kelembapan Udara | 35% - 95% |
| Kecepatan Angin | 10 - 30 km/jam (Timur ke Selatan) |
| Tinggi Gelombang Selatan | 2,5 - 4,0 meter |
| Tinggi Gelombang Utara | 1,25 - 2,5 meter |
Peringatan Gelombang Tinggi dan Pelayaran
Di sektor maritim, Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Sediyanto, melaporkan bahwa meski pasang air laut (rob) mulai mereda dengan ketinggian maksimum 0,7 meter, risiko gelombang tinggi masih mengintai aktivitas pelayaran.
Gelombang di perairan selatan Jawa Tengah (Cilacap hingga Purworejo) diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Sementara di perairan utara, meliputi kawasan Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Karimunjawa, hingga Pati-Rembang, tinggi gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Peringatan Keselamatan: BMKG mengimbau operator kapal nelayan, tongkang, kapal barang, maupun kapal penumpang untuk tetap waspada, terutama saat kecepatan angin berada di atas 15 knot yang dapat memicu peningkatan tinggi gelombang secara tiba-tiba.
Kondisi cuaca cerah berawan di perairan tidak menjamin keamanan pelayaran sepenuhnya karena faktor angin dan tinggi gelombang yang masih berada pada kategori berisiko bagi perahu berukuran kecil dan menengah. (H-4)

















































