Damkar Karimun Tangani 89 Evakuasi Nonkebakaran, Ular Masuk Rumah Jadi Kasus Terbanyak

4 days ago 2
Damkar Karimun Tangani 89 Evakuasi Nonkebakaran, Ular Masuk Rumah Jadi Kasus Terbanyak Petugas Damkar mengevakuasi biawak dari permukiman warga dalam operasi penyelamatan nonkebakaran di Kabupaten Karimun.(MI/Hendri Kremer)

PETUGAS Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karimun semakin banyak menjalankan tugas di luar penanganan kebakaran. Sepanjang April hingga Juni 2026 atau Triwulan II, Damkar mencatat sebanyak 89 kejadian evakuasi nonkebakaran, mulai dari penyelamatan ular yang masuk ke rumah warga hingga evakuasi biawak dan sarang lebah.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar Kabupaten Karimun menunjukkan jumlah evakuasi nonkebakaran pada Triwulan II relatif stabil dibandingkan Triwulan I atau Januari-Maret 2026 yang mencatat 87 kejadian.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Karimun, Hendra Hidayat, mengatakan peningkatan jumlah kejadian hanya terjadi secara tipis sehingga tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.

"Pada Triwulan I terdapat 87 kejadian, sedangkan Triwulan II sebanyak 89 kejadian. Jadi perbedaannya tidak terlalu signifikan," kata ketika dikorfirmasi wartawan, Jumat (7/8).

Ia menjelaskan, sebagian besar laporan yang diterima petugas bukan berasal dari peristiwa kebakaran, melainkan permintaan bantuan evakuasi satwa liar maupun hewan yang dinilai membahayakan masyarakat.

Menurut dia, ular yang masuk ke rumah warga menjadi laporan yang paling sering ditangani. Selain itu, petugas juga rutin melakukan evakuasi biawak, sarang lebah, hingga berbagai jenis reptil lainnya.

"Mayoritas yang kami evakuasi seperti ular masuk rumah, biawak, sarang lebah, dan masih banyak lagi," ujarnya.

Dia mengatakan kondisi tersebut membuat personel Damkar harus memiliki kemampuan yang lebih beragam. Selain menguasai teknik pemadaman kebakaran, petugas juga dituntut mampu menangani penyelamatan satwa serta berbagai situasi darurat lainnya.

"Petugas Damkar harus memiliki banyak keahlian karena jenis evakuasi yang kami tangani setiap hari sangat beragam," katanya.

Ia menegaskan, BPBD dan Damkar Kabupaten Karimun akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Seluruh personel disiagakan untuk merespons setiap laporan yang masuk, baik kebakaran maupun evakuasi nonkebakaran, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, aman, dan tepat.

Menurutnya, peran Damkar saat ini telah berkembang menjadi garda terdepan dalam berbagai operasi penyelamatan masyarakat, tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat dari petugas. (HK)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |