Ekspansi Pembiayaan Digital Diiringi Penguatan Tata Kelola dan Risiko

1 hour ago 5
Ekspansi Pembiayaan Digital Diiringi Penguatan Tata Kelola dan Risiko Ilustrasi(Antara)

EKSPANSI bisnis pembiayaan digital di Indonesia menuntut perusahaan untuk tidak hanya fokus pada pertumbuhan volume, melainkan juga menjaga kualitas portofolio dan manajemen risiko. Kondisi ini mendorong para pelaku industri menempatkan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan atau Governance, Risk, and Compliance (GRC) sebagai bagian integral dari strategi bisnis mereka.

Dalam praktiknya, tantangan tersebut mendorong transformasi pendekatan GRC agar tidak lagi terbatas pada fungsi pengawasan dan kepatuhan konvensional. Pemanfaatan teknologi modern, pengolahan data, serta risk intelligence kini mulai diintegrasikan untuk membantu perusahaan membaca risiko sekaligus mengambil keputusan bisnis secara lebih terukur dan presisi.

Pendekatan Intelligent GRC sebagai Business Enabler

Salah satu pelaku industri yang menerapkan strategi ini adalah PT Indodana Multi Finance (Indodana Finance). Sebagai perusahaan penyedia layanan Buy Now Pay Later (BNPL) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan mengembangkan pendekatan yang disebut Intelligent GRC. Melalui sistem ini, fungsi GRC diposisikan sebagai business enabler untuk mendukung pertumbuhan bisnis dengan risiko yang terkendali.

Strategi tersebut diimplementasikan di tengah ekspansi pembiayaan yang agresif namun tetap terukur. Indodana Finance mencatat bahwa penguatan profitabilitas menjadi salah satu indikator utama pertumbuhan bisnis, sementara kualitas portofolio pembiayaan tetap terjaga pada level yang sehat dan aman.

Manajemen menegaskan bahwa pertumbuhan tidak boleh hanya diarahkan pada peningkatan skala bisnis semata. Faktor kualitas pembiayaan serta pengelolaan risiko yang terukur dan prudent (kehati-hatian) harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan kebijakan.

Direktur PT Indodana Multi Finance, Iwan Dewanto, menjelaskan bahwa penerapan GRC yang kuat merupakan pondasi utama dalam membangun kepercayaan jangka panjang bagi masyarakat, mitra bisnis, dan regulator. "Melalui pendekatan Intelligent GRC, kami mengubah fungsi pengawasan menjadi mitra strategis yang memberikan risk intelligence secara tepat untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan," ujar Iwan pada Kamis (17/9).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan implementasi pendekatan ini tercermin langsung pada pertumbuhan laba perusahaan yang signifikan, yang diiringi dengan kualitas Non-Performing Financing (NPF) yang tetap terjaga dengan baik.

Berikut adalah ringkasan indikator dan pencapaian tata kelola PT Indodana Multi Finance berdasarkan data perusahaan:

Komponen Strategis Implementasi & Pencapaian
Model Pendekatan Intelligent GRC sebagai business enabler
Pilar Utama Teknologi, Data, dan Risk Intelligence
Indikator Kinerja Pertumbuhan laba signifikan dengan NPF yang sehat
Penghargaan Korporasi TOP GRC Awards 2026 #4 Star
Penghargaan Kepemimpinan The Most Committed GRC Leader 2026 (Iwan Dewanto)
Integrasi Keberlanjutan Prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)

Apresiasi dan Komitmen Terhadap Prinsip ESG

Komitmen kuat dalam menegakkan tata kelola ini membawa Indodana Finance meraih pengakuan di tingkat nasional pada ajang TOP GRC Awards 2026. Dalam penghargaan tersebut, Indodana Finance sukses mengantongi predikat TOP GRC Awards 2026 #4 Star. Selain itu, Iwan Dewanto juga dianugerahi penghargaan individu sebagai The Most Committed GRC Leader 2026.

Bagi perusahaan, penguatan fungsi GRC ini juga berkaitan erat dengan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional bisnis harian. Pemanfaatan teknologi dan data akan terus diperkuat sejalan dengan peningkatan standar tata kelola perusahaan.

Langkah integrasi antara GRC berbasis industri keuangan digital dan prinsip ESG ini diharapkan dapat berkontribusi positif dalam mendorong pertumbuhan industri keuangan digital yang tidak hanya sehat, tetapi juga inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |