Kepala Bappisus Pastikan Kawal Proyek PSEL Bogor Raya Senilai Rp2,8 Triliun

1 hour ago 4
Kepala Bappisus Pastikan Kawal Proyek PSEL Bogor Raya Senilai Rp2,8 Triliun Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto(MI/Dede Susianti)

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto, menghadiri peresmian pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/9).

Dalam sambutannya, Aries memberikan penekanan khusus terkait penggunaan anggaran negara dalam proyek strategis tersebut. Ia mewanti-wanti agar seluruh proses pembangunan PSEL dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan tepat sasaran.

"Setiap proyek membutuhkan dana. Proyek ini juga menyerap dana Rp2,8 triliun. Itu uang rakyat, mohon dipertanggungjawabkan setiap bidang, setiap departemen, setiap lini, untuk selalu mengedepankan pengabdian, pengorbanan pada rakyat. Jangan ada kepentingan-kepentingan diri pribadi," tegas Aries.

Ia juga mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai integritas aparatur negara dalam mengelola pembangunan. "Bapak Presiden juga selalu menyampaikan, mengingatkan, mengimbau, menasihati setiap saat, bersihkan diri kita masing-masing, sebelum dibersihkan negara," imbuhnya.

Empat Pilar Pembangunan Nasional

Aries menjelaskan bahwa kebijakan Presiden Prabowo saat ini fokus pada empat hal fundamental dalam pembangunan nasional. Keempat pilar tersebut meliputi pangan dan air, energi, teknologi, serta lingkungan hidup (environmental), di mana pengelolaan sampah menjadi bagian krusial di dalamnya.

Menurutnya, PSEL Bogor Raya 1 merupakan terobosan yang mensinergikan aspek teknologi, energi, dan lingkungan. Oleh karena itu, ia meminta penguatan koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antar kementerian/lembaga (K/L) untuk mengatasi berbagai hambatan atau bottleneck yang selama ini terjadi.

"Saya sebagai Kepala BAPPISUS yang mensinergikan seluruh K/L. Saya mohon kepada seluruh K/L terkait untuk selalu komunikasi, koordinasi, kolaborasi supaya sinergi dan harmonis. Supaya tercipta terobosan-terobosan yang kemarin jadi bottleneck. Ini masalah bangsa yang cukup serius," ungkapnya.

Pembangunan PSEL Bogor Raya 1 diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di wilayah Bogor, sekaligus mendukung ketersediaan energi bagi masyarakat. Fasilitas ini diproyeksikan mampu mengurangi beban TPA Galuga, menekan emisi karbon, membuka lapangan kerja baru, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi wilayah Bogor Raya. (E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |