Pembekalan psikologi bagi personel TNI dan Polri yang bertugas tangani karhutla di IKN.(Dok Humas Polda Kaltim)
KEPOLISIAN daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim), tidak hanya membekali kemampuan fisik bagi seluruh personel dalam pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di wilayah Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Para personel TNI dan Polri juga mendapatkan ketahanan psikologis sehingga tetap semangat serta kompak selama menjalankan tugas.
Pembekalan ketahanan psikologis tersebut dilaksanakan Bagian Psikologi Ro SDM Polda Kaltim, Selasa (15/9) kemarin di Polresta Kawasan IKN, sebagai dukungan psikologi kepada personel yang terlibat dalam operasi Karhutla. Kegiatan dipimpin Kabagpsi Ro SDM Polda Kaltim AKBP Imam Suhadak dihadiri tim psikologi Polda Kaltim.
Karo SDM Polda Kaltim AKBP Irvan Prawira Satyaputra, membeberkan, rangkaian kegiatan diawali dengan apel dan arahan kepada personel, kemudian dilanjutkan dengan pemberian penguatan dan motivasi oleh Tim Bagpsi Ro SDM Polda Kaltim.
Mereka, lanjutnya, tidak hanya diberikan dalam bentuk arahan, dukungan psikologi dikemas secara interaktif melalui sesi energizer dan permainan kelompok berbasis semi outbound.
“Personel TNI dan Polri kami ajak mengikuti berbagai permainan yang membutuhkan komunikasi, konsentrasi, kerja sama, serta kekompakan antarpersonel,” ungkapnya.
Sehingga, tuturnya, suasana kegiatan berlangsung penuh antusias dan keakraban. Melalui aktivitas tersebut, personel dapat berinteraksi dalam suasana yang lebih santai sekaligus membangun kebersamaan dan soliditas di tengah pelaksanaan tugas operasi.
Ia menerangkan, dukungan psikologi merupakan bagian dari upaya Polda Kaltim dalam memberikan perhatian terhadap kesiapan personel, baik secara fisik maupun psikologis, selama menjalankan tugas penanggulangan karhutla.
“Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, kesiapan personel tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga kondisi psikologis. Karena itu, dukungan psikologi ini kami berikan untuk menjaga semangat, motivasi, kekompakan, dan kebersamaan personel selama melaksanakan tugas,” sebutnya.
Menurutnya, kegiatan yang dikemas secara interaktif melalui energizer dan permainan kelompok juga itu, menjadi sarana untuk membangun komunikasi serta memperkuat soliditas antara personel TNI dan Polri.
“Kita ingin personel tetap memiliki semangat positif dalam menghadapi setiap tantangan di lapangan. Dengan komunikasi yang baik, kerja sama yang kuat, dan kebersamaan yang terjaga, diharapkan pelaksanaan tugas penanggulangan Karhutla dapat berjalan secara optimal,” tambahnya.
Selain dukungan psikologi, Bagpsi Ro SDM Polda Kaltim juga memberikan sarana kontak berupa alat pelindung diri (APD), berupa sepatu boot, sarung tangan (gloves), dan kacamata pelindung (safety goggles) kepada personel yang terlibat dalam operasi Karhutla.
Sementara itu, Kapolresta Kawasan IKN Kombes Pol Supriyanto, memberikan apresiasi atas kunjungan dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Bagpsi Ro SDM Polda Kaltim. Dukungan tersebut dinilai menjadi bentuk perhatian terhadap personel yang tengah melaksanakan tugas penanggulangan karhutla di wilayah Kawasan IKN.
Ia juga berharap, sinergi dan kolaborasi antara TNI-Polri, satuan kerja terkait, serta berbagai pihak dapat terus terjaga dalam mendukung pelaksanaan tugas dan menjaga situasi tetap kondusif di Kawasan IKN.
“Kegiatan dukungan psikologi ini menjadi salah satu bentuk kehadiran fungsi psikologi Polri, dalam mendampingi personel di lapangan, dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, interaktif, dan membangun kebersamaan,” tutup Kapolresta.(EM/E-4)


















































