Jahe tak Cuma Bikin Tubuh Hangat, Ini Manfaat dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

3 hours ago 4
Jahe tak Cuma Bikin Tubuh Hangat, Ini Manfaat dan Efek Samping yang Perlu Diketahui Ilustrasi(Dok Magnific)

JAHE selama ini dikenal sebagai rempah yang mampu memberikan sensasi hangat dan kerap dikonsumsi dalam bentuk teh atau wedang. Namun, di balik rasanya yang khas, tanaman bernama ilmiah Zingiber officinale ini juga memiliki sejumlah kandungan aktif yang dapat mendukung kesehatan tubuh.

Menurut Alodokter, jahe mengandung gingerol yang memiliki sifat antiradang, antioksidan, dan antimual. Kandungan tersebut membuat jahe kerap digunakan sebagai obat tradisional untuk membantu meredakan berbagai keluhan, mulai dari mual, perut kembung hingga nyeri sendi.

Bisa Bantu Redakan Mual hingga Nyeri Haid

Salah satu manfaat jahe yang cukup dikenal adalah membantu mengatasi gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, perut kembung dan rasa tidak nyaman pada perut. Selain gingerol, jahe juga mengandung shogaol dan zingerone yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

Alodokter juga menyebut jahe dapat membantu meredakan gejala pilek dan batuk serta mengurangi nyeri haid. Kandungan antioksidannya dinilai dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan sekaligus mengurangi peradangan.

Jahe pun cukup mudah dikonsumsi. Rempah ini dapat digunakan dalam bentuk segar, kering, parut, cincang, pasta, bubuk, teh, permen maupun ekstrak cair.

Jangan Berlebihan, Ada Efek Sampingnya

Meski berasal dari bahan alami, bukan berarti jahe selalu aman jika dikonsumsi tanpa batas. Penggunaan dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan sejumlah efek samping, seperti rasa panas di dada atau heartburn, diare, sering bersendawa, nyeri atau rasa tidak nyaman di perut hingga iritasi pada mulut dan tenggorokan.

Untuk orang dewasa, Alodokter menyebut konsumsi jahe segar atau kering umumnya sekitar 0,5–3 gram per hari dan dapat digunakan hingga 12 minggu. Sementara bentuk lain, seperti teh, sirop, kapsul atau ekstrak cair, sebaiknya mengikuti petunjuk kemasan atau anjuran dokter.

Perhatikan Jika Sedang Minum Obat

Jahe juga perlu dikonsumsi secara hati-hati oleh orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani pengobatan. Konsumsi jahe bersama obat tertentu dapat meningkatkan risiko gula darah terlalu rendah, tekanan darah turun berlebihan, maupun perdarahan.

Karena itu, Alodokter menyarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe secara rutin, terutama jika memiliki penyakit tertentu atau sedang menggunakan obat. (Netty Fatmawati Pane/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |