Natalie Portman(VALERIE MACON / AFP)
Natalie Portman kembali menjadi sorotan setelah berbagi cerita mengenai hubungannya dengan parfum Dior Miss Dior yang telah ia wakili selama hampir 15 tahun. Dalam kampanye terbaru Miss Dior Eau de Parfum, Portman tampil dalam film iklan yang menampilkan suasana Paris dengan iringan lagu “Good Luck, Babe!” dari Chappell Roan.
Kampanye tersebut hadir bertepatan dengan desain baru botol Miss Dior Eau de Parfum yang kini dilengkapi pita bermotif houndstooth bernuansa couture untuk pertama kalinya.
Dalam wawancara bersama ELLE di Prancis, aktris peraih Oscar itu berbicara mengenai makna aroma Miss Dior, pengalaman selama kehamilan, proyek film romantis terbarunya, hingga pandangannya tentang kehidupan yang panjang dan bermakna.
Miss Dior Menggambarkan Sosok Perempuan yang Utuh
Saat ditanya mengenai emosi yang ia kaitkan dengan aroma Miss Dior, Portman menyebut parfum tersebut sebagai simbol cinta dan kebebasan.
“Cinta, tentu saja juga gairah, kebebasan, dan kemandirian. Ini adalah sosok perempuan yang merasakan hidup sepenuhnya,” ujar Portman.
Menurutnya, hubungan dengan sebuah aroma dapat menjadi sangat personal karena mampu membangkitkan berbagai perasaan dan kenangan.
Indra Penciuman Lebih Sensitif Saat Hamil
Portman juga menceritakan perubahan yang ia alami selama masa kehamilan, terutama terkait kepekaan terhadap aroma. Ia mengatakan bahwa indra penciumannya menjadi jauh lebih kuat setiap kali mengandung.
“Ketika hamil, aroma menjadi jauh lebih terasa bagi saya, bisa dalam arti positif maupun negatif,” katanya.
Ia mengaku pernah berada di sebuah restoran bersama temannya dan tiba-tiba menyadari adanya bau gas atau asap yang menurutnya mengganggu. Menurut Portman, peningkatan sensitivitas tersebut mungkin merupakan respons alami tubuh untuk lebih waspada terhadap bahaya.
Kagumi Karya Lena Dunham dan Film Romantis Terbaru
Dalam wawancara tersebut, Portman juga membahas keterlibatannya dalam film komedi romantis terbaru berjudul Good Sex yang digarap bersama Lena Dunham.
Portman mengaku sudah lama mengagumi Dunham sejak menonton film Tiny Furniture. Ia bahkan langsung menghubungi Dunham setelah menyaksikan film tersebut karena tertarik dengan cara bercerita dan kreativitasnya.
“Saya sangat mengagumi Lena. Dia luar biasa sebagai penulis, sutradara, dan aktris,” kata Portman.
Menurutnya, film komedi romantis menjadi genre favorit karena memberikan hiburan dan rasa nyaman di tengah kehidupan yang penuh tantangan.
“Dunia ini sulit, hidup juga sulit. Ketika duduk dan menonton film yang memberikan kebahagiaan serta kesenangan, itu adalah sesuatu yang indah,” ujarnya.
Buku Romansa yang Baru Dibaca
Selain film, Portman juga berbicara mengenai kebiasaannya membaca buku. Meski tidak terlalu sering membaca genre romansa, ia baru saja menikmati novel The Wedding People.
Ia juga mengaku mendapat banyak rekomendasi dari teman-temannya mengenai karya penulis fantasi romantis Sarah J. Maas, meski belum sempat mendalami buku-bukunya.
Menjaga Kesehatan dengan Olahraga dan Pola Hidup Sehat
Dalam hal kesehatan, Portman mengatakan dirinya berusaha melakukan aktivitas fisik setiap hari. Ia biasanya berenang, berjalan kaki, dan melakukan gyrotonics, sebuah metode latihan yang menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan, dan fleksibilitas.
Portman juga mengungkapkan bahwa dirinya masih menjalani pola makan vegan serta mengonsumsi berbagai vitamin. Ia berusaha mendapatkan waktu tidur sebanyak mungkin.
Menurutnya, kehamilan juga membuatnya menjalani gaya hidup yang lebih bersih karena ia tidak mengonsumsi alkohol dan membatasi kafein.
“Saya merasa kehamilan hampir seperti proses membersihkan diri karena tidak minum alkohol dan tidak bisa minum kafein. Rasanya seperti belum pernah sebersih ini dalam hidup saya,” ujarnya.
Perbedaan Sistem Perawatan Kehamilan di Amerika dan Prancis
Portman yang sering berada di Amerika Serikat dan Prancis juga membandingkan pengalaman perawatan kehamilan di kedua negara tersebut.
Ia menilai para dokter di kedua tempat memiliki kualitas yang sangat baik, tetapi terdapat perbedaan dalam pendekatan medis.
Menurutnya, Prancis dengan sistem kesehatan sosial lebih berfokus memberikan pelayanan terbaik untuk banyak orang tanpa menambahkan banyak biaya tambahan. Sementara itu, sistem kesehatan di Amerika Serikat menawarkan lebih banyak pilihan tambahan yang terkadang membuat layanan kesehatan terasa seperti bagian dari bisnis.
Makna Longevity Bagi Natalie Portman
Ketika membahas istilah “longevity” atau umur panjang, Portman mengatakan bahwa maknanya bukan hanya hidup lebih lama, tetapi juga menjalani kehidupan dengan kualitas yang baik.
“Bagi saya, ini lebih tentang hidup dengan baik selama mungkin. Saya tidak berpikir seseorang ingin hidup sampai 100 tahun jika tidak memiliki pikiran dan tubuh yang sehat,” jelasnya.
Ia percaya bahwa menjaga kesehatan fisik dan mental menjadi bagian penting dari kehidupan panjang yang bermakna. Selain berolahraga, ia juga melatih pikirannya dengan aktivitas seperti mengerjakan teka-teki silang.
Perempuan di Industri Film Kini Bisa Berkarya Lebih Lama
Portman juga mengapresiasi generasi aktris sebelumnya yang telah memperluas kesempatan perempuan dalam industri perfilman.
Ia mengatakan bahwa dahulu banyak perempuan merasa karier mereka akan berakhir setelah usia 40 tahun. Namun kini, banyak aktris berusia 60 hingga 70 tahun yang tetap mendapatkan peran besar dan menunjukkan kemampuan luar biasa.
Menurut Portman, perubahan tersebut menunjukkan bahwa perempuan dapat terus berkembang dan bersinar sepanjang hidup mereka. (Z-4)
Sumber: elle

















































