Pemilihan Presidium KAHMI Jawa Barat, Jalan Dedi Mulyadi Menuju Capres

4 days ago 2
Pemilihan Presidium KAHMI Jawa Barat, Jalan Dedi Mulyadi Menuju Capres Aktivis yang juga Sekretaris Dewan Pakar KAHMI Garut, Kundrat Kanda Permana(MI/BAYU ANGGORO)

POPULARITAS Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melebihi Presiden Prabowo Subianto dibaca oleh beberapa lembaga survei menjadi angin segar bagi Dedi jika ingin maju dalam Pilpres 2029.

Modal kuat ini harus juga didukung oleh infrastruktur politik yang lain. Salah satunya oleh Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat, yang akan menggelar pemilihan presidium, yang rencananya akan dibuka Dedi pada Jumat (7/8) malam.

Aktivis yang juga Sekretaris Dewan Pakar KAHMI Garut, Kundrat Kanda Permana menegaskan pada Pilpres 2029 mendatang, Jawa Barat bisa punya calon presiden potensial. "Ini angin segar," katanya.

Dia menjelaskan, modal popularitas Dedi harus didukung infrastruktur politik yang juga harus mulai disiapkan sejak dini. Pemilihan Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat jadi momen penting membangun fondasi infrastruktur politik untuk mengantarkan Dedi jika ingin ikut pilpres 2029 nanti.

Menurutnya, pemilihan presidium ini bisa jadi agenda penting bagi Dedi dan masyarakat Jawa Barat yang ingin gubernur tersebut maju dalam pilpres 2029 mendatang.

"Ada 16 alumni yang mencalonkan diri menjadi anggota presidium yang jumlahnya 7 orang," katanya.


DEKAT DENGAN DEDI


Dari 16 alumni yang mencalonkan diri, menurut Kundrat, ada beberapa nama yang dikenal dekat dengan Dedi. Maka dari itu, pemilihan presidium KAHMI Jabar kali ini sangat strategis bagi Dedi sekaligus akan memuluskan keinginan masyarakat Jawa Barat untuk memiliki calon presiden dari wilayahnya.

"Jabar kan provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia, tapi belum pernah punya calon asli dari Jawa Barat. Ini bisa jadi momentum buat KDM maju di Pilpres," katanya.

Kundrat menilai, pemilihan Presidium KAHMI Jabar akan disiapkan menjadi infrastruktur politik Dedi menuju capres. Terlebih, orang-orang dekat Dedi yang saat ini mencalonkan diri menjadi presidium KAHMI Jabar.

"Sepengetahuan saya, dari 16 calon yang ada, tiga calon orang dekat KDM yaitu Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bin Zein, Ahmad Hidayat anggota DPRD Jawa Barat, dan Budi Kurnia ASN Pemprov Jabar," katanya.

Tiga nama ini berpotensi lolos sebagai Presidium KAHMI Jabar yang nantinya akan didorong ke Majelis Nasional KAHMI. Mereka bisa melakukan konsolidasi politik di tingkat nasional untuk memperkuat agenda politik Dedi maju di pilpres 2029.

"Memang seharusnya begitu, presidium KAHMI ini infrastruktur politik penting. Memang harus dikuasai KDM agar jalan makin terbuka di tingkat nasional," tegasnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |