Bintang Buffy the Vampire Slayer, Sarah Michelle Gellar dan David Boreanaz, reuni di panggung Emmy Awards. Intip gurauan reboot hingga penceritaan dukacita.(AFP)
TIGA puluh tahun setelah serial televisi klasik "Buffy the Vampire Slayer" pertama kali ditayangkan, dua bintang utamanya, Sarah Michelle Gellar dan David Boreanaz, kembali bersatu di atas panggung. Keduanya berduet menjadi pembaca nominasi dalam ajang penghargaan Emmy Awards.
Di atas panggung, Boreanaz sempat mengenang kembali garis besar cerita dari serial populer yang membesarkan nama mereka tersebut.
"Sebuah kisah tentang seorang gadis remaja yang dipilih oleh takdir untuk melawan vampir, iblis, kekuatan kegelapan, lalu ia jatuh cinta pada seorang vampir yang memiliki jiwa serta membawa ratusan tahun penyesalan," ujar Boreanaz saat menjelaskan premis serial tersebut.
Di sela-sela momen reuni tersebut, kedua aktris dan aktor ini juga menyampaikan sindiran halus yang mengarah pada proyek reboot serial "Buffy the Vampire Slayer". Proyek yang sempat dinantikan lama oleh para penggemar dan rencananya disutradarai oleh Chloé Zhao tersebut tampaknya telah dibatalkan.
"Kamu tahu, Sarah, aku selalu berpikir bahwa Buffy dan Angel pada akhirnya akan bersatu," kata Boreanaz.
"Yah, sepertinya kita tidak akan pernah mengetahuinya," jawab Gellar, yang langsung disambut gelak tawa dari para hadirin yang memenuhi ruangan.
Selain membawa suasana nostalgia dan gurauan ringan, suasana emosional juga menyelimuti interaksi mereka. Gellar menyampaikan rasa dukacita atas kehilangan yang dialami oleh keluarga besar serial tersebut dalam kurun waktu belakangan ini. Dua pemeran "Buffy the Vampire Slayer", yakni Anthony Stewart Head dan Nicholas Brendon, diketahui telah meninggal dunia dalam setahun terakhir.
"Kami tahu bahwa ini merupakan dua tahun yang berat bagi para pemeran dan kru yang kami cintai," ungkap Gellar.
Ia pun menambahkan betapa berharganya momen kebersamaan yang pernah mereka lalui bersama para mendiang semasa hidup.
"Kami merasa sangat beruntung pernah mengenal dan bekerja sama dengan orang-orang yang luar biasa seperti mereka," tutur Gellar. (People/CNN/Z-2)

















































