Srikandi Basarnas Pekanbaru Turut Berjibaku Padamkan Karhutla di Kota Dumai

1 day ago 14
Srikandi Basarnas Pekanbaru Turut Berjibaku Padamkan Karhutla di Kota Dumai Ilustrasi(Dok Basarnas)

PERAN perempuan dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) gambut sangat krusial. Mereka kerap kali dianggap tidak berdaya ataupun tidak bisa memberikan dampak pada upaya pemadaman api. Padahal, kesulitan para lelaki pemadam karhutla akan berlipat ganda jika para perempuan tidak berpartisipasi.

Sari Rahayu merupakan Rescuer yang bertugas di Unit Siaga SAR  Dumai  turut terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama personel Unit Siaga SAR Dumai dan Tim SAR Gabungan di Kota Dumai.

Kegiatan pemadaman dilaksanakan di Jl. Parit Saru, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Sari Rahayu bersama rekan-rekan  Unit Siaga SAR Dumai bersinergi dengan unsur TNI, POLRI, BPBD Kota Dumai, dan Manggala Agni untuk melakukan penanganan terhadap titik api sekaligus mencegah meluasnya kebakaran.

Dengan mengenakan perlengkapan keselamatan dan pakaian pelindung, personel gabungan bergerak di area yang terdampak Karhutla. Kondisi medan yang dipenuhi semak dan vegetasi kering, ditambah kepulan asap, menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam melaksanakan pemadaman. 

Meski demikian, seluruh personel tetap bekerja sama dan mengutamakan keselamatan selama berada di lapangan.

Bagi Sari Rahayu, keterlibatannya dalam operasi pemadaman Karhutla merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai seorang rescuer. 

Ia menegaskan bahwa profesi dan tugas kemanusiaan yang dijalankannya tidak dibatasi oleh gender.

“Walaupun saya perempuan, saya seorang rescuer. Karena tugas bagi saya adalah suatu kehormatan,” ujar Sari, Selasa (8/9).

Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa perempuan juga memiliki peran penting dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan, termasuk ketika harus turun langsung menghadapi kondisi medan yang penuh tantangan. 

Dengan profesionalisme dan semangat pengabdian, Sari bersama personel lainnya terus menjalankan tugas demi mendukung keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Keterlibatan Srikandi Basarnas dalam operasi tersebut menjadi wujud nyata komitmen Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru dalam mendukung penanganan kondisi darurat di wilayah kerja. 

Tidak hanya dalam operasi pencarian dan pertolongan, Basarnas juga terus membangun sinergi dengan berbagai unsur dalam menghadapi bencana dan situasi yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Koordinasi dan kolaborasi antarinstansi menjadi kunci dalam penanganan Karhutla. Sinergi antara Basarnas, TNI, Polri, BPBD Kota Dumai, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya diharapkan mampu mempercepat proses pemadaman dan mencegah api kembali meluas.

Menurutnya, Basarnas Kelas A Pekanbaru akan terus mendukung setiap upaya penanganan kedaruratan bersama seluruh unsur terkait sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat.

“Tugas adalah kehormatan. Pengabdian tidak mengenal batas,” pungkasnya.(RK/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |