(MI/Rudi)
TIM SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, tepatnya depan Taman Singapur, Kabupaten Siak. Korban ditemukan pada Jumat (7/8) dini hari dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengonfirmasi bahwa korban berinisial MS, 13, ditemukan setelah upaya pencarian intensif selama tiga hari. "Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari dilakukan upaya pencarian secara intensif," ujar Budi Cahyadi, Jumat (7/8).
Berdasarkan kronologi kejadian, korban dilaporkan tenggelam pada Rabu (5/8) sekitar pukul 15.10 WIB. Saat itu, MS sedang berenang bersama dua temannya di Sungai Siak.
Kondisi air sungai yang sedang pasang tinggi diduga menjadi penyebab korban hanyut dan tenggelam. Laporan awal kejadian ini diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru dari BPBD Kabupaten Siak.
Merespons laporan tersebut, Basarnas Pekanbaru mengerahkan enam personel rescue ke lokasi kejadian untuk berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan lainnya guna memulai operasi pencarian.
Pada hari ketiga operasi, tepatnya Jumat (7/8), pukul 04.38 WIB, tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban mengapung di permukaan sungai. Titik penemuan berada sekitar 3 kilometer dari lokasi awal kejadian ke arah hulu.
"Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Siak untuk diserahkan kepada pihak keluarga," tambah Budi.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, Polres Siak, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Siak, BPBD Kabupaten Siak, Polair Siak, hingga bantuan dari masyarakat setempat. Dengan penemuan korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Budi Cahyadi menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak selama operasi berlangsung. Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta memberikan imbauan kepada publik.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama ketika kondisi arus deras atau air sedang pasang," pungkasnya. (I-2)

















































