Barcelona vs Racing Santander: Lopez Akui Salah Prediksi

3 hours ago 5
 Lopez Akui Salah Prediksi Pelatih Racing Santander Jose Alberto Lopez mengakui kekalahan telak 2-7 dari Barcelona di Camp Nou di luar prediksinya(Dok. MI)

PELATIH Racing Santander, Jose Alberto Lopez, mengakui bahwa kekalahan telak 2-7 timnya dari Barcelona pada laga lanjutan Liga Spanyol 2026/2027 di Stadion Camp Nou, Kamis (17/9) dini hari WIB, merupakan situasi yang benar-benar di luar prediksinya.

Lopez mengungkapkan bahwa awalnya ia optimistis skuadnya mampu memberikan perlawanan sengit dan menyulitkan tuan rumah. Namun, kenyataan di lapangan justru menunjukkan dominasi total Blaugrana yang membombardir pertahanan Santander dengan tujuh gol.

"Saya melakukan perubahan dan berpikir kami dapat bersaing di level tinggi lalu menyulitkan Barcelona. Namun, kami tidak mampu melakukannya," ujar Lopez sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Masalah Disiplin dan Rotasi Pemain

Juru taktik asal Spanyol tersebut menyoroti buruknya koordinasi pertahanan timnya. Ia menilai Santander terlalu banyak memberikan ruang dan peluang bagi lawan, yang berujung pada tiga hukuman penalti (dua di antaranya menjadi gol) serta dua gol dari tembakan jarak jauh.

"Kami perlu menjadi tim yang lebih disiplin," tegasnya mengevaluasi performa lini belakang.

Kekalahan ini juga tidak lepas dari keputusan Lopez melakukan rotasi besar-besaran. Ia hanya mempertahankan tiga pemain inti dari laga sebelumnya, yakni Julen Agirrezabala, Matteo Prati, dan Sergio Canales. Langkah ini diambil karena Santander harus menjalani jadwal padat, yakni tiga pertandingan dalam rentang tujuh hari sejak kemenangan 2-1 atas Deportivo Alaves pada Sabtu (12/9).

"Saya ingin memberikan kesempatan kepada mereka yang kurang waktu bermain," tambah Lopez menjelaskan alasannya merombak komposisi tim.

Raphinha Menggila, Barcelona Kokoh di Puncak

Pesta gol Barcelona di Camp Nou dibuka oleh Joao Cancelo pada menit ke-8. Raphinha menjadi bintang lapangan dengan mencetak hattrick melalui dua penalti (25', 67') dan satu gol open play (42'). Gol lainnya disumbangkan melalui bunuh diri Asier Villalibre (36'), Gabriel Jesus (79'), dan Lamine Yamal (89').

Barcelona sebenarnya bisa menang lebih besar jika penalti Lamine Yamal pada menit ke-45 tidak ditepis oleh kiper Santander, Julen Agirrezabala. Sementara itu, Racing Santander hanya mampu membalas lewat gol Maguette Gueye (30') dan Yassir Zabiri (65').

Berdasarkan data klasemen tervalidasi, hasil ini semakin mengokohkan posisi Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol 2026/2027 dengan poin sempurna, 18 poin dari enam pertandingan. Sebaliknya, Racing Santander tertahan di peringkat ke-10 dengan koleksi tujuh poin.

Tugas berat menanti Jose Alberto Lopez selanjutnya, di mana Racing Santander dijadwalkan bertandang ke markas Celta Vigo di Stadion Balaidos pada Sabtu (19/9) mendatang.

Pos Klub Main Poin Selisih Gol
1 FC Barcelona 6 18 +22
2 Real Madrid CF 6 15 +11
10 Racing Santander 6 7 -5

(Ant/Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |