Sebuah mobil boks mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di Jalan Tol Dalam Kota KM 06+200 (B) arah Cawang, Jakarta Timur, Jumat (11/9/2026).(Dok. Ditlantas Polda Metro Jaya)
INSIDEN kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil boks di ruas Jalan Tol Dalam Kota KM 06+200 (B) arah Cawang, Jakarta Timur, pada Jumat (11/9) pagi. Kendaraan tersebut dilaporkan terbalik setelah mengalami pecah ban, yang mengakibatkan satu orang kru kendaraan mengalami luka-luka.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya, AKB Rieki Indra Brata Manggala, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.19 WIB. Kecelakaan ini bermula saat kendaraan melaju menuju arah Cawang namun tiba-tiba mengalami kendala teknis pada bagian roda.
Kronologi Kejadian dan Penyebab Kecelakaan
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penyebab utama kecelakaan adalah kegagalan fungsi ban belakang. "Setibanya di KM 06+200 B, kendaraan mengalami pecah ban pada bagian belakang sebelah kiri, sehingga pengemudi kehilangan kendali," ujar Rieki saat memberikan keterangan di Jakarta.
Dampak dari pecah ban tersebut cukup fatal. Tekanan yang tidak stabil membuat ban kiri belakang terlepas sepenuhnya dari porosnya. Kondisi ini menyebabkan mobil boks tersebut oleng dan akhirnya terbalik miring ke sisi kiri. Posisi akhir kendaraan diketahui berputar hingga bagian depan mobil menghadap ke arah barat.
Korban dan Evakuasi
Kecelakaan ini memakan satu korban luka, yakni kernet kendaraan yang diidentifikasi bernama David. Korban dilaporkan mengalami cedera pada bagian pergelangan tangan kiri. Petugas segera mengevakuasi David ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalur bebas hambatan tersebut, petugas Satuan PJR Polda Metro Jaya bersama pihak pengelola jalan tol segera melakukan pengamanan di lokasi kejadian. Langkah olah TKP dan pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang di ruas Tol Dalam Kota.
Catatan Keselamatan Berkendara:
Pecah ban pada kendaraan angkutan barang sering kali dipicu oleh beberapa faktor teknis, di antaranya:
- Kondisi ban yang sudah gundul atau kedaluwarsa.
- Tekanan angin yang tidak sesuai dengan beban muatan (Overload).
- Suhu panas aspal yang meningkatkan tekanan udara di dalam ban secara ekstrem.
Penanganan Lanjutan
Saat ini, kendaraan yang mengalami kerusakan pada bagian bodi dan roda tersebut telah berhasil dievakuasi dari badan jalan. Arus lalu lintas di Tol Dalam Kota dilaporkan telah kembali normal setelah proses pembersihan sisa kecelakaan selesai dilakukan.
Untuk proses hukum dan penyelidikan lebih mendalam, Rieki menyebutkan bahwa penanganan kasus kecelakaan tunggal ini telah diserahkan kepada Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Pancoran.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pemilik kendaraan niaga dan pengemudi untuk selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi kelayakan ban sebelum memulai perjalanan, terutama saat melintasi jalan tol dengan kecepatan tinggi. (Ant/I-1)















































