Sebanyak 565 Desa di Jabar Gelar Pilkades Digital

1 hour ago 1
Sebanyak 565 Desa di Jabar Gelar Pilkades Digital Ilutrasi pilkades di Jabar(MI/Bayu Anggoro)

SEBANYAK 565 desa yang tersebar di enam kabupaten di Jawa Barat (Jabar) dijadwalkan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) secara elektronik atau digital tahun ini. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Bekasi, Cianjur, Sumedang, Karawang, Subang, dan Ciamis.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi menjelaskan, pemerintah provinsi tidak hanya memfasilitasi pemungutan suara pilkades secara digital, tetapi juga mendukung tahapan persiapan melalui pemanfaatan teknologi informasi.

"Salah satu fasilitas yang diberikan dalam Pilkades Digital, khususnya pada tahapan pra-Pilkades, adalah website desa yang memuat informasi kependudukan, termasuk jumlah penduduk dan jumlah pemilih yang dapat diakses oleh masyarakat," kata Ade, Selasa (11/8).

Sebelumnya, penerapan pilkades elektronik secara serentak telah sukses dilaksanakan di Kabupaten Karawang pada 2025. Berdasarkan data rekapitulasi sementara, tingkat partisipasi pemilih di daerah tersebut diklaim mencatatkan angka rata-rata di atas 80%, seperti di Desa Cadaskertajaya yang mencapai 91% dari 2.478 pemilih, Desa Balongsari sebesar 84,11%, serta Desa Tanjungmekar mencapai 82%.

Selain tingkat partisipasi yang tinggi, pelaksanaan tersebut juga dinilai memperhatikan aspek inklusivitas. Sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) seperti di Desa Wanakerta, menyediakan fasilitas khusus serta layanan jemput bola bagi warga berkebutuhan khusus dan lanjut usia.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono mengatakan, penggunaan sistem elektronik di pilkades mampu menekan anggaran secara signifikan dibandingkan metode konvensional. Jika satu TPS konvensional dapat menghabiskan biaya hingga puluhan juta rupiah, sistem digital diklaim mampu memangkas biaya hingga 90% per TPS.

"Efisiensi dana tersebut harus dikembalikan kepada rakyat berupa perbaikan infrastruktur desa dan kebutuhan lainnya. Keberhasilan penerapan teknologi di tingkat desa membuka peluang untuk diadopsi pada agenda pemilihan yang lebih luas di masa mendatang," katanya. (H-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |