Satoru Gojo(Doc IMDB)
PERTARUNGAN antara Satoru Gojo dan Ryomen Sukuna dalam serial Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami bukan sekadar duel biasa. Ini adalah bentrokan antara dua entitas terkuat yang pernah ada dalam sejarah dunia jujutsu: "Penyihir Terkuat di Era Modern" melawan "Raja Kutukan dari Era Heian".
Sejak awal serial, penggemar telah menantikan momen di mana kedua karakter ini saling berhadapan dengan kekuatan penuh. Ketika pertarungan itu akhirnya terjadi di Shinjuku, intensitas dan skala kehancuran yang dihasilkan melampaui ekspektasi. Berikut adalah fakta-fakta mendalam mengenai pertarungan legendaris Satoru Gojo vs Ryumen Sukuna.
1. Latar Belakang: Janji Duel Sejak Awal Cerita
Akar dari pertarungan ini sebenarnya sudah ditanamkan sejak bab pertama Jujutsu Kaisen. Saat itu, Gojo menyatakan dengan percaya diri bahwa ia bisa mengalahkan Sukuna meskipun sang Raja Kutukan telah mendapatkan kembali seluruh kekuatannya (20 jari). Pertarungan di Shinjuku merupakan pembuktian atas klaim tersebut, yang terjadi setelah Gojo berhasil bebas dari segel Prison Realm.
2. Adu Domain Expansion yang Melelahkan
Salah satu fase paling krusial dalam duel ini adalah adu Domain Expansion. Gojo dengan Unlimited Void (Muryo Kusho) dan Sukuna dengan Malevolent Shrine (Fukuma Mizushi) saling beradu berkali-kali.
- Kelebihan Sukuna: Domain Sukuna bersifat "terbuka" (tanpa penghalang), yang memungkinkannya menyerang bagian luar penghalang domain Gojo hingga hancur.
- Adaptasi Gojo: Gojo menunjukkan kecerdasannya dengan mengubah ukuran dan kondisi domainnya secara instan, bahkan mengecilkan domainnya hingga seukuran bola basket untuk memperkuat pertahanan internal.
3. Peran Vital Mahoraga dan Adaptasi
Sukuna tidak hanya mengandalkan teknik kutukannya sendiri (Cleave dan Dismantle). Ia memanfaatkan teknik Ten Shadows milik Megumi Fushiguro, khususnya Shikigami terkuat, Eight-Handled Sword Divergent Sila Divine General Mahoraga.
Strategi utama Sukuna adalah membiarkan Mahoraga beradaptasi dengan teknik Infinity (Limitless) milik Gojo. Selama pertarungan, Sukuna menggunakan jiwa Megumi untuk menanggung beban adaptasi tersebut, sebuah langkah taktis yang sangat berisiko namun efektif untuk menembus pertahanan mutlak Gojo.
4. Penggunaan Teknik Terlarang dan Inovasi
Kedua petarung menunjukkan level manipulasi energi kutukan yang belum pernah terlihat sebelumnya:
| Satoru Gojo | Hollow Purple (Kyoku-ban), Black Flash beruntun, dan pemulihan teknik kutukan dengan memicu otak menggunakan Teknik Kutukan Pembalik. |
| Ryumen Sukuna | World Cutting Slash (Tebasan Pembelah Dunia), penggunaan Mahoraga dan Agito, serta Fire Arrow (Fuga). |
5. Puncak Pertarungan: Hollow Purple Jarak Jauh
Gojo sempat berada di atas angin setelah berhasil meluncurkan teknik Hollow Purple yang dimodifikasi secara improvisasi. Ledakan besar ini menghancurkan area Shinjuku dan melukai Sukuna dengan parah, bahkan menghancurkan Mahoraga. Pada titik ini, narator sempat menyebutkan bahwa "Gojo menang". Namun, situasi berbalik dalam sekejap.
6. Hasil Akhir: Tebasan yang Membelah Dunia
Fakta yang paling mengejutkan adalah kekalahan Satoru Gojo. Sukuna berhasil mempelajari cara Mahoraga beradaptasi dengan Infinity. Bukan sekadar memotong Gojo, Sukuna memperluas target teknik tebasannya dari "individu" menjadi "ruang dan dunia itu sendiri". Karena Infinity berada di dalam ruang tersebut, teknik pertahanan Gojo menjadi tidak berarti. Gojo tewas dengan tubuh terbelah menjadi dua bagian.
Pertarungan ini berakhir di Chapter 236 manga Jujutsu Kaisen, yang memicu perdebatan luas di kalangan penggemar mengenai nasib Gojo dan masa depan dunia jujutsu tanpa penyihir terkuatnya.
Pertarungan Satoru Gojo vs Ryumen Sukuna adalah puncak dari narasi Jujutsu Kaisen. Duel ini menunjukkan bahwa dalam dunia kutukan, kekuatan mentah saja tidak cukup; kecerdasan taktis, kemampuan beradaptasi, dan tekad untuk melampaui batasan kemanusiaan adalah penentu kemenangan. Meskipun Gojo kalah, ia berhasil memberikan kerusakan permanen pada Sukuna yang menjadi kunci bagi perlawanan penyihir berikutnya. (Z-4)

















































