Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin.(AFP/Ronny HARTMANN)
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola memasang target tinggi pada ajang MotoGP Aragon mendatang. Tim pabrikan asal Noale, Italia, tersebut bertekad merebut podium utama sekaligus memutus dominasi pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, di kandangnya sendiri.
Rivola ingin Aprilia menjaga momentum positif usai meraih hasil mengesankan pada seri GP Inggris di Sirkuit Silverstone. Dalam balapan tersebut, dua pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, sukses mengamankan double podium dengan finis berturut-turut di posisi kedua dan ketiga.
"Kami menyadari bahwa balapan berikutnya berada di wilayah kekuasaan Marc Marquez. Namun, kami akan melakukan segala cara agar bisa terus tampil kompetitif," tegas Rivola melaui laman resmi Aprilia Racing, Senin (10/8).
Sirkuit MotorLand Aragon selama ini dikenal sebagai wilayah kekuasaan Marc Marquez. Pemegang delapan gelar juara dunia tersebut memegang rekor lap tercepat, pengoleksi pole position terbanyak (7 kali), sekaligus pembalap tersukses di Aragon dengan catatan tujuh kali kemenangan seri.
Meski demikian, Aprilia melihat celah untuk merusak dominasi Marquez. Selain berbekal peningkatan performa motor RS-GP yang semakin kompetitif, Marquez saat ini tengah dibayangi hasil kurang maksimal usai kesulitan di GP Inggris dan hanya mampu finis di urutan ketujuh.
Seri MotoGP Aragon 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus mendatang dan diprediksi menjadi panggung persaingan sengit antara dominasi Marquez dan kebangkitan Aprilia.
(Ant/P-4)

















































