Daftar Karakter yang Tewas di Jujustu Kaisen: The Culling Game

20 hours ago 1
 The Culling Game Reggie Star(Doc IMDB)

ARC The Culling Game dalam serial manga dan anime Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami dikenal sebagai salah satu fase paling brutal dan mematikan. Turnamen maut yang dirancang oleh Kenjaku ini memaksa para penyihir, baik dari era modern maupun penyihir masa lalu yang bereinkarnasi, untuk saling membunuh demi mengumpulkan poin.

Dalam kekacauan ini, banyak karakter penting yang harus meregang nyawa. Kematian mereka tidak hanya memberikan dampak emosional bagi pembaca, tetapi juga mengubah arah narasi menuju pertempuran akhir. Berikut adalah daftar lengkap karakter yang tewas selama arc The Culling Game berdasarkan alur cerita yang telah berjalan.

Mengenal The Culling Game: Turnamen Berdarah Kenjaku

The Culling Game bukan sekadar pertarungan biasa. Ini adalah ritual besar yang bertujuan untuk mengoptimalkan energi kutukan di seluruh Jepang dan mempersiapkan penggabungan umat manusia dengan Master Tengen. Aturan dasarnya sederhana namun kejam: bunuh atau dibunuh. Setiap peserta yang tidak menunjukkan kemajuan atau melanggar sumpah pengikat (Binding Vow) berisiko kehilangan nyawa mereka secara instan melalui penghapusan teknik kutukan.

Daftar Karakter Penting yang Tewas di The Culling Game

Berikut adalah daftar karakter, baik protagonis maupun antagonis, yang dikonfirmasi tewas selama berlangsungnya arc ini:

1. Yuki Tsukumo

Kematian Yuki Tsukumo menjadi salah satu momen paling mengejutkan. Sebagai salah satu dari sedikit Penyihir Tingkat Spesial, Yuki tewas dalam pertarungan sengit melawan Kenjaku di makam koridor bintang. Meskipun ia menggunakan teknik pamungkasnya, Black Hole, Kenjaku berhasil selamat berkat teknik kutukan anti-gravitasi milik ibu Yuji Itadori, Kaori Itadori. Pengorbanan Yuki dilakukan demi melindungi Tengen dan memberikan kesempatan bagi Choso untuk bertahan hidup.

2. Ryu Ishigori

Penyihir dari masa lalu yang memiliki output energi kutukan tertinggi ini sempat menjadi lawan tangguh bagi Yuta Okkotsu di Koloni Sendai. Namun, nasibnya berakhir tragis saat ia berhadapan dengan Sukuna yang baru saja mengambil alih tubuh Megumi Fushiguro. Ryu tewas seketika setelah Sukuna menebas kepalanya dengan serangan yang sangat cepat, membuktikan perbedaan level kekuatan yang sangat jauh.

3. Dhruv Lakdawalla

Dhruv adalah penyihir kuno yang berhasil menaklukkan sebuah kepulauan di masa lalu. Ia merupakan salah satu dari empat pemain terkuat di Koloni Sendai. Namun, keberadaannya di The Culling Game berakhir sangat cepat di tangan Yuta Okkotsu. Kematian Dhruv menjadi pembuka dominasi Yuta di koloni tersebut.

4. Kurourushi

Roh kutukan tingkat spesial berbentuk kecoak ini merupakan ancaman besar di Koloni Sendai. Ia sempat tewas di tangan Yuta Okkotsu, namun sempat bereproduksi sebelum benar-benar musnah. Versi barunya kemudian muncul kembali hanya untuk dihancurkan secara permanen dalam bentrokan antara Yuta, Ryu, dan Uro.

5. Reggie Star

Reggie adalah antagonis utama yang dihadapi Megumi Fushiguro di Koloni Tokyo No. 1. Setelah pertarungan taktis yang melelahkan di dalam gimnasium, Megumi berhasil mengalahkan Reggie menggunakan perluasan domainnya yang belum sempurna dan bantuan dari Divine Dog: Totality. Sebelum tewas, Reggie memberikan poinnya kepada Megumi dan memberikan peringatan tentang rencana jahat Kenjaku.

6. Hazenoki Iori

Rekan dari Reggie Star ini memiliki teknik kutukan unik yang menggunakan bagian tubuhnya sebagai bom. Meskipun ia berhasil bertahan cukup lama, Hazenoki akhirnya tewas saat berhadapan dengan Kenjaku yang mulai "membersihkan" para pemain yang tersisa untuk mengakhiri permainan.

7. Tsumiki Fushiguro (Yorozu)

Salah satu tragedi terbesar dalam arc ini adalah kematian Tsumiki Fushiguro. Ternyata, tubuh Tsumiki telah menjadi wadah bagi penyihir masa lalu bernama Yorozu. Sukuna, yang ingin menghancurkan jiwa Megumi sepenuhnya, menggunakan tubuh Megumi untuk membunuh Yorozu (Tsumiki). Kematian ini secara resmi menenggelamkan jiwa Megumi ke dalam kegelapan.

Karakter Pendukung dan Pemain Lainnya

Selain nama-nama besar di atas, terdapat banyak pemain lain yang tewas, di antaranya:

  • Hanyu dan Okada: Pasangan penyihir yang menyerang Yuji di awal masuk koloni.
  • Kurigo: Pemain yang dibunuh oleh Higuruma Hiromi.
  • Banyak warga sipil dan penyihir baru: Yang terjebak di dalam koloni dan tidak mampu bertahan dari serangan pemain veteran.

Daftar ini mencakup karakter yang tewas hingga puncak arc The Culling Game sebelum memasuki arc Shinjuku Showdown. Beberapa karakter mungkin mengalami status "tidak diketahui" atau mengalami luka parah namun belum dikonfirmasi tewas secara eksplisit oleh Gege Akutami.

Dampak Kematian Karakter terhadap Alur Cerita

Kematian karakter-karakter di atas bukan sekadar shock value. Kematian Yuki Tsukumo, misalnya, menghilangkan aset terbesar kemanusiaan dalam melawan Kenjaku. Sementara itu, kematian Tsumiki menjadi katalisator bagi Sukuna untuk menguasai tubuh Megumi secara penuh, yang memicu kebangkitan Raja Kutukan ke bentuk aslinya.

Arc The Culling Game membuktikan bahwa dalam dunia Jujutsu Kaisen, tidak ada karakter yang benar-benar aman. Dengan berakhirnya arc ini, cerita kini berlanjut ke pertempuran paling menentukan dalam sejarah penyihir jujutsu. (Z-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |