Ilustrasi(MI/RIFALDI PUTRA)
MISTERI Urang Bunian yang populer bagi masyarakat Sumatra, diangkat ke layar lebar. Itu adalah misteri yang tersebar di tanah melayu tentang makhluk tak kasat mata yang tinggal di hutan dan dipercaya memiliki dunia sendiri dan hidup berdampingan dengan manusia, namun berada di ruang yang tidak semua orang mampu melihat.
Film Urang Bunian dijadwalkan rilis pada 17 September 2026, disutradarai oleh Rendy Herpy dengan Official Poster dan Official Trailer telah resmi dirilis.
“Kebetulan saya orang Sumatera, jadi Urang Bunian itu sudah saya tahu, termasuk mitos-mitosnya. Kalau misal dulu keluar magrib, selalu dibilang 'jangan keluar magrib-magrib apalagi di hutan, entar diculik sama urang bunian' selalu kayak gitu. Saya senang membuat film ini karena seperti menjawab pertanyaan saya di masa kecil,” ungkap Rendy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/8).
Pengalaman personal tersebut menjadi salah satu fondasi dalam membangun dunia Urang Bunian. Film ini tidak sekadar meminjam nama sebuah legenda, tetapi berusaha membawa penonton masuk lebih jauh ke dalam atmosfer, kepercayaan, dan misteri yang menyertainya.
"Saya pun melakukan riset sebelum membuat film ini, saya tanyakan ke orang-orang daerah sana, 'tahu urang bunian gak? oh tahu!' Selalu jawab gitu. Tanya lagi 'tahu urang bunian? oh tahu' mereka memiliki cerita dengan versinya masing-masing. Jadi saya pastikan film ini ada risetnya," ucap Rendy.
Jajaran aktor berbakat seperti Dimas Aditya, Adinda Thomas, Fauzan Nasrul, hingga Ruth Marini bakal tampil dalam film tersebut. Dimas Aditya mengungkap bahwa dirinya bersama Rendy banyak berdiskusi untuk membangun karakter Teddy, agar tidak hanya terlihat sebagai sosok perwira, tetapi juga memiliki sisi kemanusiaan yang kuat.
“Secara karakter, kita sudah berdiskusi dengan sutradara untuk mencerminkan perwira yang bertugas dan punya sisi kemanusiaan. Dia juga bersahabat dengan Kevin yang terlibat dalam perjalanan menuju perjalanan pulang dan menemukan keanehan,” jelas Dimas.
Official Trailer film tersebut telah dirilis menjadi gambaran awal bagaimana Rendy Herpy menerjemahkan urban legend Urang Bunian ke dalam bahasa visual yang lebih sinematik, sekaligus menjaga misteri agar penonton tetap penasaran hingga film tayang di bioskop.
Film Urang Bunian diklaim menawarkan pengalaman horor yang berangkat dari kekayaan cerita lokal. Film ini mencoba mempertemukan mitologi dan urban legend yang telah dikenal masyarakat dengan pendekatan sinematik modern. (H-2)

















































