Timnas Indonesia saat tampil di Piala AFF.(X @TimnasIndonesia)
GELANDANG Timnas Indonesia, Marc Klok, menegaskan bahwa Skuad Garuda akan memetik pelajaran berharga dari kegagalan di ajang Piala AFF 2026. Langkah Indonesia dipastikan terhenti di babak penyisihan grup usai bermain imbang 1-1 melawan Singapura.
Melalui akun Instagram pribadinya, gelandang berusia 33 tahun tersebut mengungkapkan kekecewaan mendalam atas hasil yang diraih. Meski demikian, ia meminta tim untuk segera bangkit dan mengalihkan fokus ke ajang internasional berikutnya.
"Kami belajar dari pengalaman ini. Menerima rasa sakitnya. Mengabaikan kebisingan di luar sana. Kembali bekerja. Tetap tegakkan kepala. Lalu kembali dengan rasa lapar yang lebih besar dari sebelumnya. Sesederhana itu," kata Klok dalam unggahan Instagram-nya pada Senin (10/8)
Kegagalan ini membuat Indonesia harus mengubur impian melangkah ke babak semifinal Piala AFF untuk kedua kalinya secara beruntun setelah hanya finis di peringkat ketiga klasemen akhir babak grup.
Hasil ini sekaligus memperpanjang puasa gelar Tim Garuda dalam turnamen regional tersebut sejak pertama kali digulirkan 30 tahun lalu di Singapura. Catatan prestasi terbaik Indonesia di ajang Piala AFF sejauh ini masih tertahan sebagai runner-up sebanyak enam kali, dengan pencapaian terakhir diraih pada edisi 2020 di bawah asuhan Shin Tae-yong.
"Hancur. Sakit. Benar-benar sakit. Kami tersingkir. Dan sekali lagi, kami gagal mengangkat trofi itu," kata Klok.
Di tengah gelombang kekecewaan publik, pemain Persib Bandung tersebut tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pendukung yang terus memberikan komitmen dan semangat bagi Timnas Indonesia.
"Kepada semua orang yang telah mendukung kami, dan mendukung saya, terima kasih. Dukungan kalian tidak luput dari perhatian dan sangat berarti bagi saya," ucap pemain 33 tahun itu.
Klok menegaskan bahwa perjalanan Skuad Garuda masih sangat panjang dan tidak boleh terhenti akibat kegagalan di Piala AFF 2026. Indonesia dijadwalkan segera melakoni laga-laga internasional dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung pada September hingga Oktober mendatang, di mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah di Bandung dan Jakarta.
Pada ajang tersebut, Indonesia tergabung di Grup A Premier Division bersama Malaysia, India, dan Singapura. Sementara itu, Grup B Premier Division dihuni oleh Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.
"Kami belum selesai. Bahkan belum mendekati kata selesai," tutup Klok.
(Ant/P-4)

















































